Menurut informasi awal, pada sore hari tanggal 8 Agustus, NPTNH (lahir tahun 2013, siswa kelas 6 SD, tinggal di kecamatan Phan Thiet) membuat janji dengan seorang teman bernama HN (lahir tahun 2012, siswa SMP Nguyen Trai, kecamatan Phu Thuy) untuk pergi ke sebidang tanah kosong di kecamatan Phan Thiet guna "berdiskusi" dan menyelesaikan konflik tersebut.

Di sini, HN dan 5 siswa lainnya (usia 11 hingga 14 tahun) menggunakan botol bir, tangan, dan kaki untuk memukul NH berulang kali. Selain itu, 6 remaja lainnya berdiri menonton dan bersorak.
Sekembalinya ke rumah, NH memberi tahu keluarganya bahwa ia mengalami kecelakaan lalu lintas dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Pada 10 Agustus, keluarga menemukan rekaman kejadian tersebut beredar di media sosial. Baru setelah itu, mereka tahu bahwa putra mereka telah dipukuli. Mereka pun pergi ke Kepolisian Distrik Phan Thiet untuk melaporkannya.

Kepolisian Sektor (Polsek) telah membuat profil awal, mengumpulkan dokumen, melakukan verifikasi terhadap oknum terkait guna mengkonsolidasi profil, dan menangani kasus sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/lam-dong-nu-sinh-12-tuoi-bi-nhom-ban-dung-vo-chai-bia-tay-chan-danh-hoi-dong-post807805.html
Komentar (0)