Desa Neraka
Fotografer Andy Trung (dari Hai Phong ) sangat menyukai fotografi dan film. Oleh karena itu, ia senang bercerita melalui gambar, menggunakan gaya dan sudut kamera yang terinspirasi oleh bahasa sinema.
Terpukau oleh keindahannya yang suram.
Desa Sao Ha dikenal sebagai desa "tiga tidak": tidak ada listrik, tidak ada air mengalir, dan tidak ada sinyal telepon. Terletak di provinsi Tuyen Quang (dahulu provinsi Ha Giang), lokasi ini menjadi lokasi syuting untuk dua film Tahun Baru Imlek: "Desa Neraka" dan "Desa Neraka". Sang Pemakan Jiwa.
Suasana sunyi dan menyeramkan di tempat ini menciptakan nuansa misteri, sangat cocok untuk film horor dan menegangkan. Fotografer Andy Trung mengatakan kepada Tuoi Tre Online bahwa ia mengambil foto "desa neraka" itu pada suatu pagi buta ketika desa tersebut diselimuti kabut tebal. Ini juga saat suasana suram, meninggalkan kesan yang paling kuat.
“Saya sudah tiga kali ke desa Sao Ha dan menyadari bahwa kabut adalah ‘ciri khas’ tempat ini. Setiap kali saya melakukan perjalanan ransel di Ha Giang, saya selalu mengunjungi desa tersebut. Kabut menciptakan suasana yang mistis dan memikat, persis seperti semangat yang ingin saya ekspresikan dalam rangkaian foto ini,” ujar Andy Trung.
Andy Trung mengaku merinding saat pertama kali mengunjungi desa Sao Ha setelah menonton film " Tet in the Hell Village," yang difilmkan di sana. Ia mengatakan banyak adegan yang difotonya juga ditampilkan dalam film tersebut. Ia juga terpesona oleh keindahan suramnya.
Saat memegang kamera, saya tidak hanya ingin mengabadikan sebuah momen, tetapi juga menciptakan sebuah bingkai dengan emosi dan kedalaman, seperti adegan film yang diam.
Andy Trung
Setiap foto bagaikan adegan dari sebuah film.
Andy Trung berbagi: “Keuntungan terbesar saat memotret seri foto ini adalah cuaca yang sangat mendukung; kabut tebal adalah persis seperti yang kami inginkan. Pada hari-hari tanpa kabut, suasananya seperti desa yang tenang dan damai. Saya memilih titik pandang rendah, mengarahkan pandangan penonton untuk melihat jauh ke dalam kabut.”
Suasana berkabut dan dingin di desa Sao Ha menginspirasi Andy Trung untuk menciptakan serangkaian foto sinematik.
Bagi seorang penggemar film, pemilihan sudut kamera sangat penting. Andy Trung selalu memprioritaskan perspektif yang luas dan menyapu untuk memberi penonton perasaan "masuk ke dalam bingkai," seolah-olah mereka berdiri di tengah adegan film.
"Vietnam memiliki begitu banyak lanskap indah yang belum dieksplorasi secara maksimal. Bagi saya, setiap wilayah memiliki 'jiwa' tersendiri, dan yang perlu saya lakukan di setiap perjalanan adalah menceritakan kisah keindahan megah negara kita melalui gambar-gambar terindah," - ujar fotografer Andy Trung.
Melalui lensa Andy Trung, desa Sao Ha tampak semakin misterius dan menyeramkan.
Andy Trung memilih waktu ketika kabut tebal menyelimuti lokasi pemotretan.
Banyak orang merasa merinding saat melihat foto-foto itu.
Desa Sảo Há berpenduduk jarang, dengan hanya sedikit orang yang tinggal di sepanjang jalannya.
Anak-anak di 'desa neraka' Sao Ha
Kehidupan sederhana masyarakat di desa Sao Ha
Pepohonan hijau yang rimbun di "desa neraka"
Kehidupan tenang di "desa tiga penolakan"
Bunga plum putih melambangkan vitalitas "desa neraka" ini.
HOAI PHUONG
Sumber: https://tuoitre.vn/lang-dia-nguc-sao-ha-cua-andy-trung-20250725075116701.htm






Komentar (0)