Desa dupa Quang Phu Cau (distrik Ung Hoa, Hanoi) telah lama terkenal dengan kerajinan pembuatan dupa tradisional, yang menarik wisatawan tidak hanya karena keindahan budayanya tetapi juga karena pemandangan unik berupa tumpukan dupa berwarna-warni yang dikeringkan di sepanjang jalan.
Menempuh perjalanan ratusan kilometer untuk mencapai desa dupa Quang Phu Cau, Ibu Nguyen Thu Ha ( Thai Binh ) mengatakan bahwa ia telah banyak mendengar dan melihat di situs jejaring sosial mengenai keindahan desa kerajinan tradisional ini, namun ketika ia menginjakkan kaki di sini secara langsung, ia tetap merasa takjub.
"Berkas-berkas dupa berwarna merah cerah dikeringkan di seluruh desa, menciptakan pemandangan yang indah. Tak hanya itu, Anda juga bisa merasakan langsung proses pembuatan dupa dan mempelajari lebih lanjut seluk-beluk profesi ini," ujar Ibu Ha.
Seorang putra yang telah jauh dari kampung halamannya selama hampir 60 tahun, kini memiliki kesempatan untuk kembali ke kampung halamannya di Quang Phu Cau, Tuan Vuong Cong Minh tidak dapat menyembunyikan emosi dan kebanggaannya.
"Kembali ke sini, kenangan masa kecil saya bersama keluarga selalu terpatri di hati saya. Menyaksikan desa kerajinan ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat, saya merasa sangat bangga," ujar Bapak Minh.
Dupa di desa Quang Phu Cau biasanya diwarnai dengan dua warna utama, merah muda dan merah, menciptakan keindahan yang khas dan cemerlang. Hal ini bukan hanya ciri khas desa kerajinan ini, tetapi juga memiliki makna budaya dan spiritual yang mendalam.
Agar menarik perhatian dan memikat wisatawan, banyak rumah tangga juga yang merangkai bundelan dupa ini menjadi berbagai bentuk seperti bendera dan peta Vietnam.
"Kecuali saat hujan, penduduk desa kami membuat dupa setiap hari sepanjang tahun. Namun, waktu tersibuk adalah di bulan-bulan terakhir tahun ini, ketika permintaan dupa meningkat untuk menyambut hari raya dan kegiatan spiritual," kata Nguyen Van Ban, seorang pembuat dupa di desa tersebut.
Saat ini, para pekerja di bengkel dupa di Desa Quang Phu Cau sedang berada dalam periode produksi tersibuk sepanjang tahun. Semua tahap, mulai dari membelah bambu, mewarnai dupa, hingga melinting bubuk dan mengeringkan dupa, beroperasi dengan kapasitas penuh. Para pekerja harus bekerja dari pagi hingga larut malam untuk memastikan kemajuan produksi.
Menurut warga Desa Quang Phu Cau, dupa berwarna merah kerap digunakan di kuil dan pagoda, sedangkan dupa berwarna merah muda kerap dibeli untuk keperluan keluarga.
Laodong.vn
Sumber: https://laodong.vn/du-lich/kham-pha/lang-huong-quang-phu-cau-ruc-ro-nhung-ngay-vao-vu-tet-1428322.html
Komentar (0)