Sayuran ini dikenal sebagai "obat untuk orang miskin", tidak hanya murah tetapi juga mudah diolah menjadi hidangan lezat dengan banyak efek positif pada kesehatan manusia di musim dingin.
Kubis dianggap sebagai "gudang nutrisi yang lengkap" karena mengandung nutrisi yang melimpah.
Kubis tidak hanya memiliki rasa yang lezat dan manis tetapi juga membawa banyak manfaat bagi kesehatan manusia.
Menurut para ahli kesehatan, dalam 100 gram kubis mengandung berbagai macam zat seperti: Karbohidrat, vitamin C, protein 5,16 gram, lemak 1,14 gram, serat 0,09 gram, asam folat 22 kkal, energi 2,5 mg, zat besi 36 mg, kalium 16 mg, magnesium 0,42 mg, seng: 0,16 mg, zat besi 36 mg...
Ini semua adalah nutrisi penting untuk keseimbangan dan perkembangan kesehatan, dan juga membantu mencegah banyak penyakit berbahaya lainnya.
Manfaat kubis untuk kesehatan
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Dengan nutrisinya yang kaya, kubis juga dijuluki "raja sayuran". Karena itu, manfaat pertama kubis bagi kesehatan manusia adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Nutrisi dalam sayuran ini akan membantu melawan oksidasi dan mencegah penuaan sel, serta mengurangi kelelahan dan stres. Selain itu, vitamin B9 dalam kubis juga berkontribusi pada pembentukan sel darah merah serta aktivitas sistem kekebalan tubuh dan sistem saraf.
Kontrol gula darah
Meskipun rasanya manis, kubis tidak meningkatkan kadar gula darah, tetapi justru membantu mengendalikannya. Efek ini ditunjukkan oleh para ahli berkat dua komponen utamanya, yaitu serat dan kalium.
Secara spesifik, serat dalam kubis membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga mengurangi risiko peningkatan gula darah dalam darah dan setelah makan. Sementara itu, kalium dalam kubis merupakan mineral yang juga berperan dalam mengatur gula darah berkat kemampuannya menyeimbangkan air dan listrik antar sel.
Oleh karena itu, sayuran ini membantu mengontrol gula darah stabil dan mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Mencegah osteoporosis
Selain mineral, kalsium, magnesium, dan kalium dalam kubis juga berperan dalam melindungi kesehatan tulang dan mengurangi serta mencegah osteoporosis.
Mineral-mineral ini penting untuk melindungi tulang dari kerusakan dan mencegah masalah terkait osteoporosis. Oleh karena itu, baik tua maupun muda, sayuran ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang dan sendi.
Mencegah kanker
Beberapa studi ilmiah menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak kubis dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker. Alasannya, kubis mengandung sejumlah besar glukosinolat—zat kimia khusus yang mengandung sulfur—yang membantu menghilangkan radikal bebas berbahaya.
Tak hanya itu, sayuran ini juga memiliki kandungan vitamin C tinggi yang mampu mencegah berkembangnya berbagai jenis kanker seperti kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker pankreas.
Baik untuk kesehatan jantung
Kubis dapat meningkatkan kadar beta-karoten, lutein, dan antioksidan lain yang melindungi jantung. Selain itu, sayuran ini memiliki sifat anti-inflamasi, menurunkan kolesterol jahat, sehingga membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Banyak penelitian di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa kubis juga membantu menurunkan oksidasi kolesterol jahat (LDL), yang berkaitan dengan arteriosklerosis. Selulosa dalam kubis juga membantu mengikat asam empedu, membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan mendukung kesehatan kardiovaskular.
Tonik otak
Menurut para ahli, vitamin K dan antosianin dalam kubis membantu meningkatkan kekuatan mental, meningkatkan konsentrasi dan melindungi sel saraf dari kerusakan serta mencegah penyakit degeneratif.
Detoksifikasi
Kandungan serat yang tinggi pada kubis berperan efektif dalam melancarkan pencernaan dan membuang racun yang menumpuk di dinding usus. Zat-zat seperti Vitamin C, Vitamin A, dan sulfur dalam sayuran ini juga mengurangi radikal bebas yang dapat merusak sel. Hal ini sangat penting dalam proses detoksifikasi tubuh.
Mengurangi peradangan
Zat anti-inflamasi seperti glutamin juga ditemukan dalam kubis. Zat ini efektif dalam mengurangi gejala penyakit seperti peradangan, iritasi, alergi, nyeri sendi, dan masalah kulit.

Selain itu, senyawa anti-inflamasi glukosinolat dalam sayuran ini juga membantu mengurangi tukak lambung. Oleh karena itu, para ahli sering menyarankan orang untuk mengonsumsi jus kubis karena merupakan "obat" untuk membantu mengatasi tukak di lapisan lambung.
[iklan_2]
Source: https://www.baogiaothong.vn/loai-rau-mua-dong-gia-re-la-kho-dinh-duong-giup-kiem-soat-duong-huyet-ngua-ung-thu-192241212104556222.htm
Komentar (0)