Babi hitam dan kambing gunung yang diberi makan pisang matang sangat diminati selama Tet.
Việt Nam•14/01/2024
Peternakan merupakan salah satu arah utama pembangunan ekonomi masyarakat di Kelurahan Ta Ca, Distrik Ky Son, yang telah membantu banyak keluarga keluar dari kemiskinan dan menjadi kaya. Rumah tangga Bapak La Kham Hung di Desa Canh Vay yang beternak babi hitam dan kambing gunung merupakan contoh yang baik. Foto: HT Bapak La Kham Hung menanam lebih dari 4 hektar pisang di lereng gunung tepat di belakang rumahnya. Pohon pisang sangat cocok dengan tanah dan iklim di sini, sehingga tumbuh subur dan menghasilkan buah yang matang sepanjang tahun. Bapak Hung menyadari bahwa memberi makan pisang matang kepada ternak tidak hanya bergizi, tetapi juga meningkatkan daya tahan dan kelezatan produk daging saat dijual. Foto: TP Hewan-hewan ini terbiasa diberi makan pisang dan sering mengikuti pemiliknya mendaki gunung untuk mencari makan. Foto: TP
Kambing dan babi hitam diberi makan pisang matang sekali atau dua kali seminggu. "Kambing dan babi sangat menyukai pisang matang. Terutama anak kambing yang tumbuh sangat cepat ketika mereka makan pisang matang," kata La Kham Hung. Foto: HT Bapak La Kham Hung dengan berani meminjam modal untuk membeli babi hitam, kambing, dan sapi lokal guna mengembangkan peternakan. Dari modal awal yang kecil, ternaknya perlahan berkembang biak, dan setelah lebih dari 2 tahun, beliau memiliki fondasi ekonomi yang kokoh dengan kawanan lebih dari 30 ekor kambing dan kawanan 60-100 ekor babi hitam lokal, baik untuk pedaging maupun pembibitan. Foto: TP
Selain memberi pisang matang kepada kambing dan babi, Bapak Hung juga berbagi "rahasia" agar ternak tetap sehat, cepat tumbuh, memiliki daya tahan tubuh yang tinggi, dan jarang terserang penyakit, yaitu dengan memberi pakan daun-daun hutan obat, seperti memberi pakan kambing dengan daun nimba liar, memberi pakan babi dengan daun empedu beruang... Foto: HT Beternak babi, sapi, dan kambing memberinya pendapatan tahunan lebih dari 100 juta VND, menjadikannya seorang petani "jutawan" dan jalan keluar yang berkelanjutan dari kemiskinan. Menjelang Tet, Bapak La Kham Hung mengatakan bahwa babi hitam keluarganya "habis terjual", tidak ada yang dijual karena semuanya dipesan oleh pelanggan lebih dari sebulan yang lalu. Biasanya, ia menjual babi hitam seharga 100.000 VND/kg babi hidup. Menjelang Tet, harga naik menjadi 150.000-200.000 VND/kg babi hidup, tetapi masih belum ada babi yang dijual. Foto: HT Klip: Kamis - Jumat
Komentar (0)