Keluarga sebaiknya tidak membiarkan kipas angin bertiup langsung pada posisi anak yang sedang berbaring, gunakan kipas angin yang ada rangka pelindung, dan jangan gunakan kipas angin sebagai mainan anak.
Pilih jenis kipas
Banyak keluarga bingung memilih antara kipas angin meja dan kipas angin langit-langit untuk kamar tidur anak mereka. Untuk membuat pilihan yang tepat, orang perlu mengetahui ukuran ruangan dan suhu luar ruangan. Biasanya, kipas angin meja lebih murah daripada kipas angin langit-langit, yang bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis .
Arah angin
Keluarga sebaiknya menghindari kipas angin yang meniupkan udara langsung ke posisi bayi. Alasannya, anak-anak rentan terhadap sakit tenggorokan dan pilek. Kipas angin dapat diatur agar berputar untuk melancarkan aliran udara. Jika menggunakan kipas angin langit-langit, keluarga sebaiknya menghindari meletakkan tempat tidur bayi langsung di bawah kipas angin untuk mencegah masuk angin.
Keluarga dapat menyalakan kipas angin sepanjang malam agar kamar tidur tetap sejuk dan nyaman. Jika orang tua khawatir anak mereka masuk angin, gunakan fungsi pengatur waktu untuk mematikan kipas angin.
Kipas angin meja perlu memiliki alas yang kokoh dan rangka pelindung agar tidak membahayakan anak-anak. Foto: Unplash
Catatan lainnya
Orang tua sebaiknya menjauhkan kipas angin dari jangkauan anak-anak. Jika memilih kipas angin meja, pilihlah kipas angin yang kokoh, tidak mudah roboh, dan tidak memiliki kabel panjang yang mudah kusut. Jika menggunakan kipas angin langit-langit, hindari menyalakan kipas angin terlalu keras karena dapat membuat anak-anak kedinginan. Kipas angin sebaiknya diletakkan tinggi tetapi cukup lebar agar dapat berayun bebas.
Kipas angin harus memiliki rangka pelindung untuk menghindari bahaya bagi anak-anak. Keluarga juga dapat memasang jaring halus di bagian luar untuk mencegah jari anak-anak terjepit di bilah kipas yang berputar. Jika membeli kipas angin bekas, keluarga perlu memeriksa keamanan kipas angin untuk menghindari korsleting, kebakaran, dan ledakan.
Keluarga sebaiknya tidak menjadikan kipas angin sebagai mainan anak, jangan menggantungkan tali atau mainan pada kipas angin atau bilah kipas angin. Setiap orang harus membersihkan kipas angin sebulan sekali untuk menghindari penumpukan debu yang dapat menyebabkan penyakit.
Manfaat penggunaan kipas angin untuk anak-anak
Kipas angin memiliki efek yang sama dalam mengeringkan udara seperti halnya AC. Jika bayi Anda terlalu banyak berkeringat atau mengalami eksim, Anda dapat menyalakan kipas angin untuk mengurangi kelembapan dan menguapkan keringat. Kipas angin juga dapat menciptakan suara bising atau meredam suara bising, membantu bayi Anda rileks, tidur lebih nyenyak, atau membantu menenangkan dan menghibur bayi yang rewel.
Kipas angin membantu ventilasi dan sirkulasi udara, membantu bayi bernapas lebih baik, dan mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Selain itu, sistem ventilasi juga menjauhkan bayi dari bakteri di udara yang secara tidak sengaja dilepaskan oleh orang dewasa.
Chili (Menurut The Asia Parents, Babycious )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)