Narendra Modi akan mengunjungi Austria pada 9-10 Juli, menandai kunjungan pertama Perdana Menteri India ke negara Eropa Tengah tersebut dalam 41 tahun.
Perdana Menteri Narendra Modi berharap dapat memperkuat hubungan India-Austria dan menjajaki peluang kerja sama baru. (Sumber: PTI) |
Berbagi di jejaring sosial X pada 7 Juli, Perdana Menteri Narendra Modi menekankan kehormatan mengunjungi Austria untuk pertama kalinya minggu depan, pada kesempatan peringatan 75 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara kedua negara (10 November 1949 - 10 November 2024).
Dalam pernyataan rasa terima kasihnya kepada mitranya dari Austria, Karl Nehammer, Bapak Modi menyatakan “menantikan diskusi kita mengenai penguatan hubungan kedua negara dan penjajakan peluang kerja sama baru.”
"Perasaan" pemimpin India tersebut merupakan tanggapan atas unggahan Kanselir Karl Nehammer di jaringan X sehari sebelumnya. Ia menantikan kedatangan Perdana Menteri Modi di ibu kota Wina dan menegaskan bahwa kunjungan pertama kepala pemerintahan India ke Austria merupakan "tonggak penting", sebuah kesempatan untuk membahas pendalaman hubungan bilateral dan kerja sama yang lebih erat dalam "berbagai tantangan geopolitik".
Modi akan bertemu Presiden Alexander Van der Bellen dan berbincang dengan Kanselir Karl Nehammer, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri India. Kedua perdana menteri juga akan berpidato di hadapan para pemimpin bisnis India dan Austria.
Austria adalah tujuan kedua kunjungan tiga hari Perdana Menteri Modi (7-10 September). Sebelumnya, Perdana Menteri Modi bertolak ke Moskow untuk menghadiri KTT Rusia-India ke-22.
Ini adalah kunjungan pertama Perdana Menteri Modi ke Rusia dalam hampir lima tahun. Kunjungan terakhirnya ke negara itu adalah pada tahun 2019 ketika ia menghadiri sebuah forum ekonomi penting di kota Vladivostok, Timur Jauh.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/mot-cot-moc-quan-trong-trong-quan-he-an-do-ao-277844.html
Komentar (0)