Belarus adalah negara Eropa Timur yang berupaya bergabung dengan kelompok ekonomi berkembang BRICS pada tahun 2024. Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, mengatakan bahwa negara Eropa tersebut siap untuk bergabung dalam proses integrasi dalam kerangka BRICS.
Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengatakan bahwa BRICS adalah platform lain yang membantu kita menjaga keseimbangan dan stabilitas ekonomi. (Sumber: AFP) |
Presiden Lukashenko mengatakan BRICS dapat membantu Belarus memulihkan ekonominya dan menjaga keseimbangan perdagangan dan keuangan. Bergabung dengan kelompok ini pada tahun 2024 akan membantu menciptakan stabilitas ekonomi negara tersebut.
"Kami tertarik untuk berpartisipasi dalam proses integrasi di kawasan tersebut. BRICS adalah platform lain yang membantu kami menjaga keseimbangan dan stabilitas ekonomi," tegasnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Belarusia Maksim Ryzhenkov mengatakan negaranya berharap menjadi salah satu dari 10 negara teratas yang meraih status mitra kerja sama BRICS.
Menurut Tn. Ryzhenkov, Minsk melihat BRICS sebagai platform yang efektif, mengumpulkan kekuatan global, di mana negara dapat mempromosikan kepentingan kebijakan luar negerinya, membangun hubungan ekonomi dan mengembangkan perdagangan.
* El Salvador juga dilaporkan sedang mempelajari kemungkinan bergabung dengan BRICS, menurut Sputnik .
El Salvador tertarik untuk menarik investasi asing, terutama dari negara-negara BRICS, karena negara tersebut memahami bahwa mereka perlu mendiversifikasi hubungan ekonomi dan tidak hanya berfokus pada AS dan Bank Dunia (WB).
Baru-baru ini, Direktur Eksekutif Komite Nasional Rusia untuk Studi BRICS Georgiy Toloraya menginformasikan bahwa saat ini ada 30 negara yang mengantre untuk bergabung dengan kelompok tersebut.
BRICS didirikan pada tahun 2009 dengan 5 negara: Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan.
Pada bulan Januari 2024, Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab (UEA) bergabung dengan kelompok tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/mot-quoc-gia-dong-au-dang-tim-cach-vao-brics-ngay-trong-nam-nay-281417.html
Komentar (0)