| Beli makanan yang hampir kadaluarsa hanya jika diperlukan. (Sumber: Pixabay) |
Apa yang dimaksud dengan makanan "hampir kedaluwarsa"?
Makanan "hampir kedaluwarsa" adalah produk kemasan yang mendekati tanggal kedaluwarsa tetapi masih dalam masa simpan yang diizinkan.
Saat ini belum ada standar terpadu untuk tanggal kedaluwarsa, tetapi beberapa pedoman menawarkan rentang referensi berikut: Tanggal kedaluwarsa lebih dari satu tahun: dalam 45 hari dari tanggal kedaluwarsa; Lebih dari 6 bulan hingga kurang dari satu tahun: dalam 20 hari; Dari 90 hari hingga 6 bulan: dalam 15 hari; Dari 30 hingga 90 hari: dalam 10 hari; Dari 16 hingga 30 hari: dalam 5 hari; Kurang dari 15 hari: dianggap mendekati tanggal kedaluwarsa jika hanya tersisa 1-4 hari sebelum tanggal kedaluwarsa.
Apakah aman membeli makanan yang hampir kedaluwarsa?
Menurut Profesor Fan Zhihong dari Sekolah Ilmu Pangan dan Teknik Gizi, Universitas Pertanian China, dalam keadaan normal, membeli makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa masih aman.
Menurut Undang-Undang Keamanan Pangan Tiongkok, produk kemasan harus secara jelas mencantumkan tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa. Tanggal kedaluwarsa adalah periode di mana makanan tetap berkualitas baik jika disimpan sesuai dengan petunjuk pada label.
Selama periode ini, makanan kemasan dapat dijual dan dikonsumsi dengan aman. Oleh karena itu, makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa, artinya masih dalam batas tanggal kedaluwarsa, tidak menimbulkan masalah keamanan.
Selain itu, Undang-Undang tentang Pemberantasan Pemborosan Makanan juga menetapkan bahwa supermarket, pusat perbelanjaan, dan bisnis makanan harus memperkuat pengecekan inventaris harian, memisahkan makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa, memberi tanda yang jelas, atau memajangnya di area terpisah.
Dengan kata lain, bisnis tidak diperbolehkan menjual makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa kepada konsumen tanpa pemberitahuan. Penjualan hanya dapat dilakukan secara terbuka dan transparan.
Untuk meminimalkan kerugian, banyak pengecer sering menerapkan program diskon dan promosi untuk menjual habis makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa dengan cepat. Beberapa supermarket bahkan menyediakan rak terpisah untuk barang-barang ini, dan dalam beberapa tahun terakhir, toko khusus yang menjual makanan "mendekati kedaluwarsa" juga bermunculan.
Menurut Profesor Fan, membeli makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa bukanlah kebiasaan yang tidak sehat. Selama produk tersebut masih dalam batas tanggal kedaluwarsa dan dibeli dari supermarket terpercaya atau saluran distribusi yang sah, Anda tidak perlu khawatir tentang keamanannya.
Beberapa hal yang perlu diingat saat membeli produk yang mendekati tanggal kedaluwarsa.
Pak Fan menunjukkan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli produk yang akan segera kedaluwarsa.
Pertama, belilah hanya apa yang Anda butuhkan. Beberapa makanan memiliki nilai gizi rendah – seperti keripik kentang dan camilan olahan yang tinggi lemak, garam, dan gula – jadi jangan biarkan harga murah menggoda Anda untuk membeli terlalu banyak sekaligus.
Kedua, perhatikan tanggal produksi, karena camilan tinggi lemak, seperti kacang-kacangan, mudah menjadi tengik seiring waktu jika tidak dikemas vakum atau dikemas dalam lingkungan berisi nitrogen. Sebaiknya pilih produk dengan tanggal produksi yang baru.
Ketiga , jika selisih harga antara barang diskon dan barang non-diskon tidak terlalu signifikan, pilihlah beberapa kemasan kecil daripada satu kemasan besar makanan yang hampir kedaluwarsa. Terakhir, jika makanan hanya tinggal seminggu lagi sebelum kedaluwarsa, simpanlah di lemari es.
Profesor tersebut lebih lanjut mencatat bahwa, selain barang-barang yang "hampir kadaluarsa", makanan kadaluarsa yang kemasannya masih utuh, seperti makanan kaleng, masih dapat dikonsumsi jika tidak memiliki bau, rasa, atau bentuk yang tidak biasa setelah dibuka.
Kue kering, sereal, camilan bergizi, dan makanan rendah air lainnya juga dapat disimpan dalam waktu lama. Namun, seiring waktu, teksturnya dapat berubah, menjadi lebih keras atau lebih lunak, sehingga kurang enak untuk dikonsumsi.
Beberapa jenis jus buah dan teh kemasan yang telah dipasteurisasi aman dikonsumsi pada suhu ruangan jika belum dibuka. Demikian pula, yogurt yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa tetapi masih disimpan di lemari pendingin, meskipun warnanya dan rasanya kurang menarik, tidak akan menimbulkan risiko kesehatan jika dikonsumsi.
Sumber: https://baoquocte.vn/mot-so-luu-y-when-buying-foods-that-are-about-to-expire-325568.html







Komentar (0)