Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

AS, Israel dan Hamas mencapai kesepakatan untuk menghentikan konflik sementara, membebaskan sandera?

Báo Dân tríBáo Dân trí19/11/2023

[iklan_1]
Mỹ, Israel và Hamas đạt thỏa thuận tạm dừng xung đột, giải phóng con tin? - 1

Asap mengepul dari Gaza (Foto: Getty).

Washington Post pada tanggal 18 November mengutip sumber informasi yang mengatakan bahwa menurut perjanjian 6 halaman, Israel dan Hamas sepakat untuk menghentikan aktivitas militer setidaknya selama 5 hari.

Sebagai imbalannya, Hamas setuju untuk membebaskan setidaknya 50 sandera perempuan dan anak-anak dalam kelompok-kelompok kecil setiap 24 jam. Pembebasan para sandera dapat dimulai dalam beberapa hari ke depan.

Hamas diyakini telah menyandera lebih dari 240 orang setelah serangan mendadak terhadap Israel pada 7 Oktober.

Sistem udara juga akan memantau gencatan senjata di darat, kata sumber tersebut. Gencatan senjata ini bertujuan untuk memungkinkan pemulangan sandera yang aman dan penyaluran bantuan ke Gaza.

Gedung Putih, Kantor Perdana Menteri Israel, dan pasukan Hamas di Jalur Gaza belum mengomentari informasi di atas.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengonfirmasi bahwa tidak ada kesepakatan mengenai pembebasan para sandera oleh Hamas. Netanyahu mengatakan ia telah mengundang perwakilan keluarga para sandera ke rapat kabinet akhir pekan ini untuk membahas situasi tersebut.

Pemerintahan Perdana Menteri Israel juga menegaskan bahwa mereka hanya akan menerima penghentian sementara operasi militer di Gaza untuk jangka waktu pendek guna menciptakan koridor evakuasi yang aman bagi warga sipil dari utara ke selatan Gaza dan untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan memasuki wilayah kantong tersebut.

Tel Aviv mengatakan gencatan senjata komprehensif hanya akan mungkin terjadi apabila tujuan menghancurkan Hamas tercapai.

Terkait hal ini, Presiden AS Joe Biden juga menolak seruan gencatan senjata penuh di Gaza. Pemilik Gedung Putih mengatakan bahwa perjanjian semacam itu tidak akan membawa perdamaian sejati di Gaza.

"Selama Hamas masih menganut pola pikir konfrontatif, gencatan senjata tidak menjamin perdamaian. Bagi Hamas, gencatan senjata adalah waktu yang dapat mereka gunakan untuk memulihkan persenjataan dan pasukan mereka guna bersiap menghadapi gelombang serangan baru," komentar Biden dalam sebuah artikel di Washington Post.

"Tujuan kami bukan hanya menghentikan perang ini hari ini, tetapi mengakhirinya selamanya, memutus siklus kekerasan, membangun sesuatu yang lebih kuat di Gaza dan di seluruh Timur Tengah agar sejarah tidak terulang," tegasnya.

Pemimpin AS tersebut juga mendesak Israel untuk menghormati hukum humaniter dan meminimalkan korban sipil. Menurutnya, solusi dua negara adalah satu-satunya solusi untuk konflik di kawasan ini.

Amerika Serikat adalah sekutu dekat Israel. Segera setelah konflik Israel-Hamas berkobar kembali bulan lalu, Washington memberikan bantuan darurat kepada Tel Aviv.

Pemerintahan Biden telah mengusulkan paket anggaran lebih dari $105 miliar untuk mendukung keamanan Israel, Ukraina, dan sejumlah program keamanan lainnya. Namun, usulan ini mendapat tentangan dari banyak anggota parlemen dari Partai Republik.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk