Diselenggarakan setiap tahun sejak 2006, ASIACCS mempertemukan para pakar terkemuka dunia di bidang teknologi informasi. Menurut Google Scholar Metrics, pada tahun 2025, ACM ASIACCS berada di peringkat A, salah satu dari 10 konferensi ilmiah paling bergengsi dan berpengaruh di dunia dalam bidang keamanan informasi dan kriptografi.
ACM ASIACCS 2025 diselenggarakan di Vietnam, dengan partisipasi 373 delegasi yang merupakan ilmuwan internasional dari 34 negara, bersama para pakar, akademisi, dan perwakilan bisnis dari seluruh dunia. Penyelenggaraan konferensi ini di Vietnam semakin mengukuhkan posisi Vietnam yang semakin terkemuka dalam komunitas ilmiah internasional.
Berbicara pada pembukaan lokakarya, Wakil Menteri Pendidikan dan Pelatihan Hoang Minh Son mengatakan bahwa lokakarya tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah dan berbagi pencapaian penelitian luar biasa dari para peneliti terkemuka dunia di bidang keamanan siber, sekaligus membuka peluang kerja sama baru dalam komunitas ilmiah.
Lokakarya ini merupakan kegiatan praktis untuk mengkonkretkan pandangan Resolusi 57-NQ/TW tentang "menjamin keamanan jaringan, keamanan data, dan keamanan informasi organisasi dan individu merupakan kebutuhan yang berkesinambungan dan tidak terpisahkan dalam proses pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital nasional.
Wakil Menteri Hoang Minh Son sangat menghargai upaya Universitas Sains dan Teknologi Hanoi dalam menyelenggarakan acara tersebut, serta kontribusi besar komunitas penelitian internasional melalui berbagi karya ilmiah berkualitas tinggi.
Presentasi penelitian dan diskusi pakar di konferensi ini akan memperkaya basis pengetahuan kita dan memberikan kontribusi penting untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas penelitian tentang keamanan siber dan keamanan siber di Vietnam dan di kawasan.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan berjanji untuk terus mendukung kegiatan penelitian ilmiah dan memfasilitasi penyelenggaraan acara ilmiah internasional di Vietnam; mempromosikan dan mendorong kerja sama yang lebih dalam antara universitas-universitas Vietnam dan mitra asing dalam pelatihan dan penelitian di bidang teknologi tinggi dan teknologi baru.

Berbagi pada lokakarya tersebut, Prof. Vu Van Yem - Wakil Presiden Universitas Sains dan Teknologi Hanoi menekankan bahwa lokakarya tersebut diselenggarakan sebagai kesempatan penting untuk menegaskan komitmen terhadap integrasi internasional, meningkatkan kualitas penelitian dan pelatihan, dan pada saat yang sama memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan bersama komunitas ilmiah global.
Dalam konteks transformasi digital global yang pesat, isu keamanan siber dan privasi telah menjadi prioritas utama bagi berbagai negara, organisasi, dan bisnis. Ancaman dari serangan siber, pelanggaran data, dan tantangan dalam melindungi infrastruktur digital dan privasi membutuhkan penelitian ilmiah yang mendalam dan pendekatan inovatif.
Kehadiran para peneliti terkemuka dunia di konferensi ini akan menghadirkan perspektif yang beragam dan mendalam mengenai tantangan dan solusi di bidang ini. Pengetahuan dan pengalaman yang dipresentasikan di konferensi ini akan sangat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang keamanan siber.
Setelah proses peninjauan dan persetujuan, konferensi ini mencatat 114 publikasi ilmiah, dari 558 proposal, dengan tingkat penerimaan sebesar 20,4%. Untuk meningkatkan hubungan antara para pakar Vietnam dan komunitas ilmiah internasional, Panitia Penyelenggara telah menyediakan 50 beasiswa penuh bagi para ilmuwan, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana dari perguruan tinggi di Vietnam.
Agenda ACM ASIACCS 2025 mencakup sesi konferensi utama, beserta 8 lokakarya tematik, yang berfokus pada topik-topik mendalam seputar keamanan informasi. ACM ASIACCS 2025 merupakan forum diskusi dan berbagi pengetahuan terkini di bidang keamanan informasi, berdasarkan laporan para pakar terkemuka dari Amerika Serikat, Tiongkok, Kanada, Australia, Singapura, dan Taiwan.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/nang-cao-nang-luc-nghien-cuu-ve-an-ninh-mang-trong-cac-truong-dai-hoc-post746060.html
Komentar (0)