Sampai saat ini, hanya tiga orang yang pernah memenangi Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, yaitu Franz Beckenbauer (Jerman, memenangi Piala Dunia 1974 sebagai pemain, memenangi Piala Dunia 1990 sebagai pelatih), Mario Zagallo (Brasil, memenangi Piala Dunia 1958 dan 1962 sebagai pemain, memenangi Piala Dunia 1994 sebagai pelatih) dan Didier Deschamps (Prancis, memenangi Piala Dunia 1998 sebagai pemain, memenangi Piala Dunia 2018 sebagai pelatih).
Hingga saat ini, hanya ada satu orang yang memenangkan EURO baik sebagai pemain maupun pelatih. Orang tersebut adalah Berti Vogts (Jerman, memenangkan EURO 1972 sebagai pemain, memenangkan EURO 1996 sebagai pelatih).
Di antara tokoh-tokoh yang disebutkan di atas, Bapak Beckenbauer, Bapak Zagallo, dan Bapak Vogts tidak lagi memiliki kesempatan untuk meningkatkan prestasi mereka. Khususnya, Bapak Beckenbauer dan Bapak Zagallo tidak lagi memiliki kesempatan untuk memenangkan EURO sebagai pelatih, karena mereka telah meninggal dunia. Bapak Berti Vogts berusia 78 tahun tahun ini, telah pensiun untuk waktu yang lama (sejak 2016), dan tidak lagi memiliki kesempatan untuk memenangkan Piala Dunia sebagai pelatih.
Hanya Tuan Didier Deschamps yang memiliki kesempatan untuk melengkapi koleksi gelar superbesar itu, jika tim Prancis asuhan pelatih Deschamps menjuarai EURO 2024. Jika itu yang terjadi, Tuan Didier Deschamps akan menjadi orang pertama yang memiliki semua gelar terbesar di level tim nasional, termasuk Piala Dunia dan kejuaraan EURO, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Pelatih Didier Deschamps punya kesempatan mengukir sejarah bersama timnas Prancis
Sebagai pemain, Tuan Deschamps memenangkan Piala Dunia 1998 dan EURO 2000. Sebagai pelatih, ia membantu tim biru memenangkan Piala Dunia 2018.
Selain itu, jika Tuan Deschamps berhasil di EURO tahun ini, rekor pelatih ini akan sangat sulit dipecahkan. Dalam karier sepak bola profesional siapa pun, bahkan bagi legenda, memenangkan gelar mayor sangatlah sulit, tetapi memenangkan gelar mayor sejak masih bermain sepak bola hingga menjadi pelatih jauh lebih sulit.
Misalnya, Maradona atau Pele memang luar biasa hebat sebagai pemain, tetapi mereka tidak cukup mampu untuk menjadi pelatih yang baik. Sebaliknya, Pep Guardiola (Spanyol), Marcello Lipp, atau Carlo Ancelotti (keduanya orang Italia) memang pelatih hebat, tetapi karier bermain mereka tidak cukup hebat untuk melampaui pemain dunia lainnya.
Bahkan sebagai pelatih, Pep Guardiola dan/atau Carlo Ancelotti hanya sukses memimpin klub, tanpa pernah memenangkan turnamen besar di level tim nasional. Bahkan di EURO 2024, ada sosok lain yang berpeluang menjadi juara Eropa baik sebagai pemain maupun pelatih, yaitu Ronald Koeman dari tim Belanda (Koeman memenangkan EURO 1988 sebagai pemain).
Pelatih Ronald Koeman baru saja membawa tim Belanda ke semifinal EURO 2024
Namun, meskipun Belanda mencapai puncak podium EURO 2024, Koeman tetap tidak akan mampu mencapai rekor yang dicapai Deschamps, karena sebelumnya, pelatih tim Belanda saat ini belum pernah memenangkan Piala Dunia sebagai pemain seperti Deschamps. Oleh karena itu, jika tim Prancis memenangkan EURO tahun ini, pelatih Didier Deschamps akan melengkapi koleksi gelar yang sulit dibayangkan di dunia sepak bola!
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/neu-phap-vo-dich-euro-2024-hlv-deschamps-se-lap-ky-luc-vi-dai-trong-lich-su-185240707162119619.htm
Komentar (0)