Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

New Delhi menarik duta besarnya di Ottawa, kedua pihak mengusir diplomat, mengapa?

Báo Quốc TếBáo Quốc Tế15/10/2024


Hubungan antara India dan Kanada sedang berada di bawah tekanan serius karena kedua negara membalas dengan mengusir diplomat dan saling menuduh.
Quan hệ Ấn Độ-Canada rạn nứt: New Delhi triệu hồi Đại sứ ở Ottawa, hai bên trục xuất ngoại giao lẫn nhau, vì đâu nên nỗi?
Hubungan India-Kanada telah tegang sejak pembunuhan seorang warga negara Kanada pada tahun 2023. (Sumber: Business-standard)

India menarik duta besarnya dari Kanada

Pada 14 Oktober, kantor berita AFP melaporkan bahwa New Delhi mengumumkan akan memanggil Duta Besar untuk Kanada, Sanjay Kumar Verma, karena Ottawa sedang menyelidiki Tn. Verma dan diplomat India lainnya atas "dugaan" keterlibatan dalam pembunuhan warga negara Kanada, Hardeep Singh Nijjar, pada tahun 2023.

"Kami tidak lagi percaya pada komitmen pemerintah Kanada saat ini untuk menjamin keamanan para diplomatnya. Oleh karena itu, pemerintah India telah memutuskan untuk memanggil pulang Komisaris Tinggi beserta diplomat dan pejabat lain yang sedang diselidiki," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri India.

Kementerian menegaskan bahwa Duta Besar Sanjay Kumar Verma, mantan Duta Besar untuk Jepang dan Sudan, adalah seorang diplomat profesional yang dihormati dan tuduhan terhadapnya "tidak masuk akal dan hina".

Pada 14 Oktober, India juga mengusir enam diplomat tinggi Kanada, termasuk Pelaksana Tugas Komisaris Tinggi Ottawa, Stewart Wheeler, segera setelah pemindahan tersebut. Para diplomat ini diminta untuk meninggalkan India paling lambat pukul 23.59 pada 19 Oktober (waktu setempat).

Kanada mengusir diplomat India

Pada tanggal 14 Oktober, kantor berita Reuters mengutip sumber pemerintah yang mengatakan bahwa Kanada telah mengusir enam diplomat India dan meminta mereka meninggalkan negara Amerika Utara itu selambat-lambatnya pukul 11:59 malam pada tanggal 19 Oktober (waktu setempat).

Pengusiran tersebut dilakukan setelah penyelidikan oleh Kepolisian Kerajaan Kanada (RCMP) mengungkapkan bahwa diplomat dan pejabat konsuler India yang ditempatkan di Kanada telah menggunakan jabatan resmi mereka untuk terlibat dalam "kegiatan meragukan" yang diatur oleh agen pemerintah India, kata laporan itu.

RCMT menambahkan bahwa pemerintah India mengumpulkan informasi melalui pejabatnya di negara tersebut dan informasi ini kemudian digunakan oleh mereka untuk menargetkan anggota komunitas Asia Selatan di sini.

Global News mengutip Kuasa Usaha Kanada untuk India Stewart Wheeler yang mengatakan bahwa Ottawa telah memberikan New Delhi bukti yang kredibel dan tak terbantahkan yang menghubungkan agen pemerintah India dengan pembunuhan seorang warga negara Kanada tahun lalu.

Menurut surat kabar tersebut, sudah saatnya bagi India untuk bertindak sesuai janjinya dan menyelidiki tuduhan tersebut. Namun, New Delhi telah berulang kali mengatakan bahwa Kanada belum membagikan bukti apa pun untuk mendukung klaimnya.

Mengapa?

Ketegangan diplomatik antara India dan Kanada dimulai dengan pernyataan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau di Parlemen negara itu pada bulan September 2023.

Saat itu, Bapak Trudeau mengatakan terdapat "tuduhan kredibel" yang mengaitkan agen-agen India dengan pembunuhan Hardeep Singh Nijjar, seorang warga negara India-Kanada dan pemimpin gerakan separatis Khakistan Sikh di Kanada, pada Juni 2023. Orang ini dianggap teroris oleh India.

Insiden ini telah merusak hubungan diplomatik antara Ottawa dan New Delhi, dan India menyebut tuduhan tersebut "tidak berdasar dan bermotif politik." Sejak saat itu, kedua negara telah saling bertukar sejumlah pernyataan dan tindakan balasan.

Pada tanggal 13 Oktober, India terus menyebut tuduhan keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut sebagai "strategi pencemaran nama baik politik terhadap New Delhi."

Tahun lalu, India untuk sementara membatasi visa bagi warga negara Kanada dan memaksa Ottawa menarik diplomatnya, sementara kali ini, New Delhi mengancam akan melakukan tindakan lebih lanjut.

Penarikan duta besar India untuk Kanada merupakan eskalasi besar dalam hubungan yang tegang antara kedua negara. Menyusul insiden tersebut, Perdana Menteri Trudeau pada 14 Oktober menyebut tindakan New Delhi "salah secara fundamental" dan "tidak dapat diterima."

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri India mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa negara "berhak mengambil langkah lebih lanjut sebagai tanggapan atas upaya terbaru Ottawa untuk memalsukan tuduhan terhadap diplomat kami."


[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/quan-he-an-do-canada-ran-nut-nghiem-trong-new-delhi-trieu-hoi-dai-su-o-ottawa-hai-ben-truc-xuat-nha-ngoai-giao-vi-dau-nen-noi-290135.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk