Presiden Luong Cuong menegaskan bahwa Vietnam secara konsisten menjalankan kebijakan luar negeri yang independen, mandiri, multilateral, dan beragam, di mana Rusia adalah salah satu prioritas utama.
Pada tanggal 15 Januari, di Istana Kepresidenan, Presiden Luong Cuong menerima Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin dan delegasi Pemerintah Rusia yang sedang dalam kunjungan resmi ke Vietnam dari tanggal 14-15 Januari.
Presiden Luong Cuong menyampaikan kegembiraannya dan menghargai pentingnya kunjungan pertama Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin ke Vietnam, seraya menekankan bahwa ini adalah kegiatan pembuka untuk tahun kedua negara merayakan ulang tahun ke-75 hubungan diplomatik (30 Januari 1950 - 30 Januari 2025), yang membuka lembaran baru bagi kerja sama bilateral, menciptakan momentum untuk lebih memajukan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.
Presiden mengucapkan selamat kepada Rusia atas pencapaian pembangunan ekonomi dan sosialnya dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin, pemerintahan Pemerintah Rusia, dan Perdana Menteri Mikhail Mishustin.
Perdana Menteri Mikhail Mishustin menyampaikan kepada Presiden Luong Cuong hasil pembicaraannya yang efektif dan substantif dengan Perdana Menteri Pham Minh Chinh, di mana kedua pihak berdiskusi secara mendalam mengenai situasi kerja sama bilateral serta arah dan langkah-langkah untuk meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan di segala bidang antara Vietnam dan Rusia, serta hasil pertemuan hampir 100 pelaku bisnis khas kedua negara.
Presiden Luong Cuong dan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyatakan kepuasannya atas perkembangan positif dalam hubungan Vietnam-Rusia akhir-akhir ini di semua bidang: politik, ekonomi-perdagangan, investasi, energi-minyak dan gas, sains-teknologi, pendidikan-pelatihan, budaya, dan bidang lainnya.
Kedua pemimpin menekankan bahwa pertukaran dan kontak rutin di semua tingkat, terutama di tingkat tinggi, menunjukkan kepercayaan politik antara kedua negara, yang menjadi dasar untuk meningkatkan kerja sama di bidang lain; mereka percaya bahwa kedua belah pihak perlu terus berupaya untuk mempertahankan dan mempromosikan pertumbuhan perdagangan bilateral yang pesat, sambil memanfaatkan semaksimal mungkin potensi, kekuatan, dan pengalaman kerja sama antara kedua negara selama 75 tahun terakhir untuk memperdalam hubungan di bidang lain, menjadikannya lebih substantif, efektif, dan saling menguntungkan.
Presiden mendukung kedua pemerintahan dalam menyelesaikan masalah-masalah yang belum terselesaikan melalui kerja sama.
Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Vietnam atas sambutan hangat yang diberikan kepada delegasi tersebut, menyampaikan salam dan harapan terbaik dari Presiden Rusia Vladimir Putin kepada Presiden Luong Cuong pada kesempatan Tahun Baru, menekankan bahwa Rusia selalu menganggap Vietnam sebagai salah satu mitra penting di kawasan Asia-Pasifik, khususnya di Asia Tenggara, dan ingin lebih jauh mengembangkan dengan Vietnam bidang kerja sama bilateral di mana kedua belah pihak memiliki kekuatan dan kebutuhan, dalam rangka memenuhi keinginan rakyat kedua negara dan persyaratan pembangunan masing-masing negara.
Presiden menegaskan bahwa Vietnam secara konsisten menjalankan kebijakan luar negeri yang independen, percaya pada diri sendiri, multilateral, dan beragam, dengan menempatkan Rusia sebagai salah satu prioritas utama; menegaskan bahwa Partai, Negara, dan rakyat Vietnam selalu mengingat dukungan dan bantuan berharga yang diberikan rakyat bekas Uni Soviet kepada Vietnam dalam rangka pembangunan dan pertahanan nasional, selalu mementingkan Kemitraan Strategis Komprehensif Vietnam-Rusia, dan ingin terus mengembangkan persahabatan tradisional dengan Rusia demi kepentingan pembangunan kedua negara dan kemakmuran rakyat kedua negara.
Presiden mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin dan pemerintah Rusia karena telah menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi masyarakat Vietnam untuk hidup, belajar, dan bekerja secara stabil di Rusia; mengusulkan agar pemerintah Rusia terus menyediakan beasiswa tahunan bagi pelajar Vietnam untuk belajar di lembaga pendidikan dan pelatihan Rusia, terutama dalam bidang ilmu dasar, seni akademik, dll.; berharap bahwa Rusia akan meningkatkan kerja sama dengan Vietnam di bidang-bidang yang menjanjikan seperti transformasi digital, industri teknologi digital, pengembangan ekonomi digital, masyarakat digital, transformasi hijau, kecerdasan buatan, dll.
Kedua pemimpin sepakat untuk terus menggalakkan kerja sama budaya dan pertukaran antarmasyarakat di masa mendatang, khususnya antara generasi muda kedua negara, guna meningkatkan pemahaman, serta bersama-sama menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bermakna untuk merayakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara dan mendidik generasi muda tentang tradisi.
Melalui Perdana Menteri Mikhail Mishustin, Presiden Luong Cuong menyampaikan harapan terbaik kepada Presiden Putin dan para pemimpin Rusia.
Pada kesempatan ini, Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menganugerahkan Ordo Persahabatan Federasi Rusia kepada Presiden Luong Cuong dan para pemimpin serta mantan pemimpin Kementerian Pertahanan Nasional dan Pusat Tropis Vietnam-Rusia.
Sumber
Komentar (0)