Sejak September, serangkaian bank komersial telah mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan transaksi kartu bergaris magnetik dan hanya menyediakan layanan perbankan untuk kartu chip untuk membatasi risiko transaksi kartu dan meningkatkan keselamatan dan keamanan.

Menurut Surat Edaran 20/2020 Bank Negara Vietnam (SBV) yang mengatur operasi kartu bank, paling lambat tanggal 31 Desember 2021, 100% kartu ATM dan perangkat penerimaan kartu di tempat penjualan yang beroperasi di Vietnam dari organisasi pembayaran kartu harus mematuhi standar dasar untuk kartu chip domestik.

Surat Edaran tersebut juga menetapkan batas waktu 31 Maret 2021 bagi penerbit kartu untuk menerbitkan kartu dengan BIN (kode penerbit kartu) yang diterbitkan oleh Bank Negara Vietnam untuk mematuhi standar kartu chip domestik.

W-bank SEA Bank 924 (104).jpg
Banyak bank telah sepenuhnya beralih ke kartu berteknologi chip. Foto: Nam Khanh.

Dengan dikeluarkannya Surat Edaran 20 oleh Bank Negara, bank-bank telah berhenti menerbitkan kartu strip magnetik sejak tahun 2021, dan telah menerbitkan kartu debit chip nirsentuh secara gratis. Untuk memberi waktu bagi nasabah untuk beralih, bank-bank masih mengizinkan transaksi menggunakan kartu strip magnetik.

Namun, baru-baru ini, banyak bank telah memutuskan untuk "mematikan" kartu magnetik untuk meningkatkan keamanan nasabah serta mematuhi peraturan Bank Negara tentang penggunaan kartu.

VPBank adalah bank terbaru yang mengumumkan penghentian penggunaan kartu strip magnetik mulai 10 Oktober. Nasabah VPBank yang belum beralih ke kartu chip memiliki waktu satu bulan untuk mendaftar dan menerima kartu mereka. Sambil menunggu kartu baru diterbitkan, nasabah masih dapat menyetor/menarik uang tunai, tetapi tidak dengan kartu strip magnetik, melainkan dengan kode QR di ATM.

Sementara itu, Sacombank baru saja mengumumkan penghentian penggunaan kartu strip magnetik mulai 31 Oktober. Dengan demikian, hanya tersisa kurang dari sebulan bagi nasabah pengguna kartu strip magnetik bank ini untuk beralih ke kartu chip.

Sebelumnya, BVBank juga menghentikan penyediaan layanan untuk kartu strip magnetik dan sepenuhnya menggantinya dengan kartu chip sejak 20 September.

Sementara itu, Asia Commercial Bank (ACB ) secara resmi menghentikan transaksi kartu magnetik mulai 4 September.

Pada bulan September juga, Eximbank mengumumkan akan menghentikan transaksi kartu magnetik mulai 10 September.

Bank mengonfirmasi bahwa mereka tidak mewajibkan nasabah untuk memberikan informasi atau gambar kartu/dokumen identitas apa pun melalui pesan teks (SMS)/Zalo/Email untuk membatalkan kartu, mengganti kartu, atau layanan kartu lainnya. Oleh karena itu, pengguna kartu sama sekali tidak memberikan informasi pribadi apa pun kepada orang lain, untuk menghindari kasus-kasus yang dimanfaatkan oleh penipu.

Ada dua cara untuk mengonversi kartu magnetik menjadi kartu chip. Cara pertama, nasabah hanya perlu membawa KTP atau KTP ke kantor cabang/kantor transaksi terdekat untuk membatalkan kartu magnetik dan menerbitkan kartu chip baru secara gratis.

Kedua, nasabah dapat mengakses aplikasi perbankan digital, mobile banking untuk membuat dan menerima kartu di rumah atau di tempat transaksi bank.