Implementasi sinkron, terkait dengan program pengembangan pendidikan
Menanggapi gerakan emulasi "Seluruh negeri bergandengan tangan membangun daerah pedesaan baru" yang dicanangkan oleh Perdana Menteri, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Dien Bien telah mewujudkannya dengan berbagai rencana aksi. Khususnya, Rencana No. 2543/KH-SGDĐT tanggal 19 Oktober 2022 tentang pengorganisasian pelaksanaan gerakan untuk periode 2021-2025 dan Rencana No. 2835/KH-SGDĐT tanggal 15 November 2022 tentang pelaksanaan Program Target Nasional pembangunan daerah pedesaan baru di Provinsi Dien Bien di bidang pendidikan.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan (mantan unit administratif) dan lembaga pendidikan telah mengembangkan rencana mereka sendiri, yang secara jelas mendefinisikan tanggung jawab dan tugas masing-masing unit. Gerakan ini diimplementasikan bersamaan dengan kampanye "Seluruh rakyat bersatu membangun pedesaan baru dan perkotaan yang beradab", memastikan kesesuaiannya dengan realitas di setiap daerah dan sekolah. Implementasinya tidak hanya terbatas pada pembangunan fasilitas dan peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran, tetapi juga berfokus pada peningkatan kehidupan budaya dan spiritual siswa, guru, dan masyarakat.
Sektor pendidikan dan pelatihan khususnya telah mengintegrasikan tujuan, sasaran, dan solusi untuk pembangunan pedesaan baru ke dalam program pengembangan pendidikan tahunan. Berkat hal ini, gerakan ini tidak terisolasi, melainkan menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan sektor ini.

Hasil luar biasa dalam kriteria pendidikan pedesaan baru
Berdasarkan laporan 6 bulan pertama tahun 2025, seluruh Provinsi Dien Bien memiliki 97 dari 115 kelurahan yang memenuhi kriteria nomor 5 - Sekolah, yang mencakup 84,35%. Kriteria ini merupakan kriteria penting yang mencerminkan tingkat kepuasan terhadap fasilitas, peralatan, dan lingkungan pendidikan kelurahan pedesaan.
Khususnya, 115/115 komune memenuhi kriteria No. 14 - Pendidikan dan Pelatihan, mencapai angka 100%. Hasil ini menegaskan upaya kuat dalam universalisasi pendidikan, peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran, serta mobilisasi anak usia sekolah untuk bersekolah. Hingga saat ini, seluruh provinsi memiliki 98/115 komune yang memenuhi kriteria No. 5 dan No. 14, setara dengan 85,22% dari total jumlah komune pedesaan.
Selain itu, 23 dari 115 komune (20%) telah memenuhi kriteria nomor 5 - Pendidikan komune pedesaan baru yang maju. Meskipun angka ini tidak tinggi, ini merupakan sinyal positif, yang membuka landasan bagi provinsi untuk terus berjuang di periode mendatang. Hasil di atas menunjukkan koordinasi yang erat antara sektor pendidikan dan pelatihan dengan pemerintah daerah, organisasi sosial -politik, orang tua, dan masyarakat dalam memperjuangkan pendidikan masyarakat.
Gerakan ini juga telah menciptakan perubahan positif, mulai dari kesadaran hingga tindakan. Banyak kegiatan praktis telah diluncurkan terkait pembangunan sekolah berstandar nasional, peningkatan kualitas pendidikan komprehensif, dan pembangunan lingkungan belajar yang aman dan ramah.
Khususnya, beberapa model umum seperti "Sekolah Bahagia", "Ruang Indah untuk Anak", dan "Membangun Taman Kanak-kanak dengan Anak sebagai Pusatnya" telah berkontribusi dalam mengubah tampilan sekolah dan ruang kelas, menciptakan ruang belajar yang positif dan dekat bagi siswa. Model-model ini memenuhi persyaratan gerakan pedesaan baru dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Menyebar, mengarahkan tahap baru
Tak hanya berhenti pada angka, gerakan emulasi "Seluruh negeri bergandengan tangan membangun daerah pedesaan baru" di sektor Pendidikan dan Pelatihan Dien Bien telah berkontribusi pada peningkatan kehidupan budaya dan sosial, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan Partai dan Negara. Banyak sekolah baru telah dibangun, banyak ruang kelas sementara telah digantikan dengan ruang kelas yang kokoh, menciptakan kondisi yang kondusif bagi anak-anak di daerah sulit untuk bersekolah.
Berdasarkan hasil yang dicapai, Departemen Pendidikan dan Pelatihan Dien Bien menyusun ringkasan periode 2021-2025 dan mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk memberikan Sertifikat Kelayakan kepada kolektif industri atas pencapaian luar biasa dalam gerakan tersebut.
Namun, pada kenyataannya, masih banyak tantangan yang dihadapi. Tingkat komune yang memenuhi kriteria pendidikan pedesaan baru yang maju masih rendah; permintaan akan ruang kelas yang layak, perumahan umum untuk guru, dan asrama untuk siswa masih sangat tinggi. Menurut laporan tersebut, seluruh sektor masih kekurangan ratusan perumahan umum dan lebih dari 1.600 asrama dan kamar asrama untuk memenuhi kebutuhan belajar dan hidup siswa, terutama di daerah terpencil. Kesulitan-kesulitan ini membutuhkan investasi yang lebih sinkron dari anggaran dan sumber daya sosial.
Memasuki periode 2025-2030, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Provinsi terus berfokus pada peningkatan persentase kecamatan yang memenuhi kriteria No. 5 - Sekolah Pedesaan Baru yang Maju, sambil mempertahankan capaian 100% kecamatan yang memenuhi kriteria No. 14 - Pendidikan dan Pelatihan. Pada saat yang sama, sektor ini akan memobilisasi anak usia sekolah secara maksimal, mendorong sosialisasi pendidikan, berinvestasi dalam fasilitas, dan meningkatkan kualitas guru, guna mencapai tujuan pembangunan daerah pedesaan baru yang berkelanjutan.
Sumber: https://giaoducthoidai.vn/nganh-gddt-dien-bien-tich-cuc-huong-ung-phong-trao-xay-dung-nong-thon-moi-post745810.html
Komentar (0)