Sebelum turnamen, Nguyen Van Tai tidak mendapat penilaian setinggi pemain lain karena ia belum berpengalaman berkompetisi di turnamen biliar karambol 3-bantalan internasional. Namun, setelah penampilan impresifnya di babak penyisihan grup dan babak penyisihan pertama (32 besar), Van Tai mendapatkan ekspektasi tinggi dari para penggemar. Di babak penyisihan grup, pemain asal Binh Thuan ini meraih kemenangan meyakinkan atas dua pemain kuat di 16 besar dunia, Berkay Karakurt (Turki, peringkat 16 dunia) dan Nikos Polychro (Yunani, peringkat 15 dunia). Di babak 32 besar, Van Tai berhasil mengalahkan Takao Miyashita (Jepang) dan melaju ke babak selanjutnya.
Nguyen Van Tai adalah pemain Vietnam pertama yang bermain di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2024, yang akan berlangsung pada siang hari tanggal 28 September. Di babak 16 besar, Nguyen Van Tai akan menghadapi pemain Kolombia, Jose Juan Garcia. Pemain Kolombia ini sedang dalam performa yang sangat baik. Di babak 32 besar, Garcia mengalahkan lawan tangguh dari Korea, Kim Haeng-jik (peringkat 13 dunia ), dengan selisih skor 50-31.
Nguyen Van Tai tidak dapat menciptakan lebih banyak kejutan di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2024, ketika lawannya sedang dalam performa terbaiknya.
Melawan Nguyen Van Tai, Garcia terus menunjukkan performa yang meyakinkan. Setelah 3 ronde pertama, pemain Kolombia itu mencetak 4 poin beruntun dan 9 poin beruntun, memimpin Van Tai 13-4. Di ronde pertama, Nguyen Van Tai bermain keras untuk mengimbangi lawannya. Di ronde ke-6, pemain Vietnam itu mencetak 8 poin beruntun, memperkecil ketertinggalan menjadi 16-17. Namun segera setelah itu, Garcia membalas dengan 8 poin beruntun di ronde ke-7 untuk membawa pertandingan memasuki masa jeda.
Pada putaran ke-8, Van Tai kembali mencetak 6 poin beruntun. Namun, perlawanan Van Tai tak cukup untuk menghentikan laju Garcia yang luar biasa. Pemain Kolombia itu bermain cepat dan sangat solid. Setelah 13 putaran, Garcia berhasil membawa Van Tai unggul 19 poin, 42-23. Pada akhirnya, Garcia menang 50-28 atas Nguyen Van Tai, setelah 20 putaran.
Pemain Vietnam, yang dianggap sebagai "kuda hitam" turnamen ini, tidak dapat melanjutkan perjalanannya yang mengejutkan di Kejuaraan Dunia 2024. Namun, turnamen ini tetap sukses bagi Nguyen Van Tai, yang baru pertama kali berpartisipasi dalam kejuaraan dunia biliar karambol 3-cushion.
Komentar (0)