1. Kondisi apa saja yang harus dipenuhi oleh seorang pengemudi pemula?
Secara khusus, Pasal 7 Surat Edaran Nomor 12/2017/TT-BGTVT (diubah dengan Surat Edaran Nomor 38/2019/TT-BGTVT) mengatur ketentuan bagi peserta didik yang berkendara, antara lain:
- Merupakan warga negara Vietnam, warga negara asing yang diizinkan tinggal, bekerja, atau belajar di Vietnam.
- Berusia cukup (pada tanggal ujian mengemudi), sehat jasmani, dan memiliki jenjang pendidikan yang dipersyaratkan; bagi mereka yang sedang belajar untuk meningkatkan SIM-nya, mereka dapat belajar terlebih dahulu tetapi hanya dapat mengikuti ujian ketika mereka telah cukup umur sebagaimana ditentukan.
- Siswa yang ingin meningkatkan SIM-nya harus memiliki waktu mengemudi yang cukup atau berlatih dan kilometer mengemudi yang aman sebagai berikut:
+ Kelas B1 otomatis ke B1: waktu mengemudi dari 01 tahun atau lebih dan 12.000 km mengemudi aman atau lebih;
+ Kelas B1 sampai dengan B2: masa berkendara minimal 01 tahun dan jarak berkendara aman 12.000 km atau lebih;
+ Kelas B2 s/d C, C s/d D, D s/d E; Kelas B2, C, D, E s/d F berturut-turut; Kelas D, E s/d FC: masa kerja 03 tahun atau lebih dan berkendara aman sejauh 50.000 km atau lebih;
+ Kelas B2 sampai D, C sampai E: masa kerja 0,5 tahun atau lebih dan jarak tempuh berkendara aman 100.000 km atau lebih.
Dalam hal pelajar meningkatkan pelanggaran administrasi di bidang lalu lintas jalan dengan bentuk pencabutan hak menggunakan Surat Izin Mengemudi, waktu berkendara aman dihitung sejak tanggal selesainya putusan sanksi pelanggaran administrasi.
- Siswa yang ingin meningkatkan SIM mereka ke kelas D atau E harus memiliki ijazah sekolah menengah pertama atau sederajat.
2. Bentuk pelatihan bagi pelajar mengemudi
Sesuai dengan Pasal 8 Surat Edaran Nomor 12/2017/TT-BGTVT, bentuk pelatihan bagi calon pengemudi diatur sebagai berikut:
- Orang yang perlu diberi SIM untuk kelas A1, A2, A3, A4 dan mobil kelas B1 dapat mempelajari sendiri mata kuliah teori, tetapi harus mendaftar di tempat pelatihan berizin untuk meninjau dan menguji; untuk kelas A4 dan B1, mereka harus diuji dan diberikan sertifikat pelatihan.
- Peserta yang perlu mendapatkan SIM golongan B2, C, D, E, dan SIM golongan F wajib mengikuti pelatihan di fasilitas pelatihan resmi dan wajib mengikuti ujian sertifikasi dasar atau sertifikat pelatihan. Dalam waktu 1 (satu) tahun sejak fasilitas pelatihan selesai mengikuti ujian dan dinyatakan lulus pelatihan, apabila sertifikasi dasar atau sertifikat pelatihan tidak teruji, peserta pelatihan harus mengikuti pelatihan ulang di program pelatihan yang baru.
3. Profil pengemudi
Sesuai dengan Pasal 9 Surat Edaran Nomor 12/2017/TT-BGTVT (diubah dengan Surat Edaran Nomor 38/2019/TT-BGTVT, Surat Edaran Nomor 01/2021/TT-BGTVT), dokumen pelajar mengemudi diatur sebagai berikut:
- Peserta pelatihan mengemudi untuk pertama kalinya harus menyiapkan 1 set dokumen dan menyerahkannya langsung ke tempat pelatihan. Dokumen-dokumen tersebut meliputi:
+ Permohonan studi dan ujian untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan formulir yang ditetapkan dalam Lampiran 7 yang diterbitkan dengan Surat Edaran 12/2017/TT-BGTVT;
+ Salinan kartu identitas yang masih berlaku atau kartu tanda penduduk atau paspor yang memuat nomor kartu identitas atau nomor kartu tanda penduduk bagi warga negara Vietnam; paspor yang masih berlaku bagi warga negara Vietnam yang berdomisili di luar negeri;
+ Fotokopi paspor yang masih berlaku lebih dari 06 bulan dan kartu izin tinggal sementara atau kartu izin tinggal tetap atau kartu identitas diplomatik atau kartu identitas dinas bagi orang asing;
+ Surat keterangan sehat pengemudi yang dikeluarkan oleh fasilitas medis yang berwenang sebagaimana ditentukan.
Peserta pelatihan pengemudi forklift menyiapkan 1 set dokumen dan menyerahkannya langsung ke fasilitas pelatihan. Dokumen-dokumen tersebut meliputi:
+ Dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Klausul 1 Surat Edaran 12/2017/TT-BGTVT;
+ Pernyataan masa kerja dan jarak tempuh berkendara aman sesuai dengan formulir yang ditetapkan dalam Lampiran 8 sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran 12/2017/TT-BGTVT dan wajib mempertanggungjawabkan isi pernyataan tersebut dihadapan hukum;
+ Foto copy ijazah SMP atau sederajat atau lebih tinggi apabila akan naik SIM D, E (aslinya ditunjukkan pada saat pengecekan berkas pendaftaran ujian);
Saat siswa belajar mengemudi tiba untuk menyerahkan aplikasi mereka, fasilitas pelatihan akan mengambil foto dan menyimpannya langsung dalam basis data SIM.
- Etnis minoritas yang tidak dapat membaca atau menulis bahasa Vietnam dan ingin belajar mengemudikan sepeda motor kelas A1 atau A4 harus menyiapkan 01 set dokumen dan menyerahkannya langsung ke tempat pelatihan. Dokumen-dokumen tersebut meliputi:
+ Dokumen sebagaimana dimaksud pada huruf b dan huruf d, Klausul 1, Pasal 9, Surat Edaran 12/2017/TT-BGTVT;
+ Surat keterangan konfirmasi dari Komite Rakyat kecamatan, distrik atau kota tempat tinggal orang yang bersangkutan, yang menyatakan bahwa orang tersebut adalah suku bangsa minoritas yang tidak dapat membaca atau menulis bahasa Vietnam sesuai dengan formulir yang ditentukan dalam Lampiran 24 yang dikeluarkan dengan Surat Edaran 12/2017/TT-BGTVT; surat keterangan tersebut berlaku selama 01 tahun sejak tanggal penandatanganan surat keterangan; orang tersebut menandatangani atau membubuhkan sidik jari pada surat keterangan tersebut.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)