Budaya lagu dan tari rakyat masyarakat Lu sangat kaya dan beragam, diciptakan selama masa hidup dan pekerjaan mereka. Melodi tari rakyat mereka mengekspresikan kekuatan, ketegasan, kesehatan, dan daya tahan.
Beberapa tarian utama masyarakat Lu, yang sering ditampilkan saat hari raya, Tet dan kegiatan budaya masyarakat, antara lain:
- Tari selendang: Menunjukkan kelembutan, keanggunan dan ketangkasan wanita Lu.
- Tari tepuk tangan: Tarian kelompok, dengan gerakan yang tegas dan penuh kegembiraan, mengekspresikan kegembiraan dan solidaritas.
- Lingkaran Xoe (atau tarian Xoe masyarakat Lu): Ini adalah tarian kolektif yang populer, dengan rasa kebersamaan yang tinggi. Ketukan drum yang meriah, ritme yang sederhana dan ceria membuat semua orang (baik tamu maupun tuan rumah) berpartisipasi dalam lingkaran Xoe, menciptakan suasana yang kohesif dan menyenangkan setelah hari kerja yang melelahkan. Gerakan-gerakannya terinspirasi dari kegiatan produksi dan kehidupan sehari-hari.
Saat membawakan lagu dan tarian daerah, masyarakat Lu sering menggunakan alat musik tradisional seperti: Gendang, Gong, dan Suling Ganda (juga dikenal sebagai seruling ibu-anak).
Tarian dan lagu masyarakat Lu tidak hanya sebagai sarana hiburan saja, melainkan juga sarana bagi mereka untuk mengekspresikan suasana hati dan emosi, memuji tanah air dan desa baru, berdoa agar kehidupan mereka damai dan sejahtera, serta mewariskan nilai-nilai budaya dari generasi ke generasi.
Komentar (0)