Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

“Ibu” istimewa bagi anak-anak penyandang disabilitas

Dengan simpati dan kasih sayang, para guru ini telah menyalakan harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak yang kurang beruntung...

Báo Phụ nữ Việt NamBáo Phụ nữ Việt Nam15/07/2025


Cinta Ibu

Di kelas berisi 12 anak cacat di Pusat Pendidikan Inklusif Huong Duong Viet (Distrik Quang Phu, Kota Da Nang), guru Tran Thi Thuy Hang (lahir tahun 1991) mengajar anak-anak itu dengan sepenuh hatinya.

Hampir 10 tahun yang lalu, ketika anak keduanya lahir, guru Hang dengan sedih menyadari bahwa anaknya tidak dapat melihat dan tidak memiliki kemampuan kognitif. Anak ketiganya juga mengalami gangguan penglihatan.

Tak menyerah, sang ibu mencurahkan seluruh tenaga dan uang yang dimiliki keluarganya untuk merawat anak-anaknya—anak-anak yang terdampak Agen Oranye-dioxin. Untuk merawat anak-anaknya, guru Hang tidak bisa bekerja, biaya perawatan anak-anaknya mahal, dan keluarganya pun kelelahan...

Mengenang masa sulit itu, guru Hang bercerita: "Sering kali saya merasa tak berdaya meskipun sudah berusaha sebaik mungkin. Namun, saudara, tetangga, bahkan orang-orang yang belum pernah saya temui pun bersimpati, berbagi, dan mendukung saya."

Kasih sayang semua orang telah memberi saya kekuatan untuk terus hidup dan berjuang demi anak saya. Saya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dan belajar pendidikan khusus, terutama untuk menimba ilmu agar dapat merawat anak saya, sekaligus membantu anak-anak disabilitas lainnya mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.

Bapak Dang Ngoc Duy, pendiri Pusat Pendidikan Inklusif Huong Duong Viet, mengatakan bahwa selama hampir 3 tahun mengajar di Pusat tersebut, guru Hang selalu pulang lebih awal dan pulang larut, dengan sepenuh hati mengajar "anak-anak istimewanya".

Guru Nguyen Thi Lanh dalam sesi pengajaran

Mungkin empati dan pemahaman akan kekuatan seorang ibu telah menanamkan dalam dirinya ketekunan dan dedikasi untuk mengasuh murid-muridnya. Pusat ini juga menciptakan kondisi terbaik bagi para guru dan anak-anak untuk datang ke sini untuk mengajar dan belajar, serta memiliki kesempatan untuk berintegrasi dengan masyarakat sejak dini.

Memberikan “tiket” untuk perkembangan anak tuna rungu

Tidak ada suara siswa membaca, tidak ada percakapan, hanya bahasa isyarat, tetapi kelas guru Vietnam Nguyen Thi Lanh (lahir tahun 1994) selalu penuh harapan dan senyum cerah.

Sebagai seorang tuna rungu, guru Lanh menginspirasi anak-anak tuna rungu untuk percaya bahwa mereka masih dapat berbicara satu sama lain dalam bahasa mereka sendiri dan menjalani kehidupan yang baik dan ramah.

Saat ini menjadi asisten pengajar di Pusat Dukungan dan Pendidikan Inklusif untuk Anak Tunarungu Quang Nam (Distrik Dien Ban Dong, Kota Da Nang), Ibu Lanh berkata: "Setelah pertemuan tak terduga dengan Ibu Maire McCann, saya merasa seperti diberi tiket untuk memasuki pintu pengembangan diri.

Ibu Tran Thi Thuy Hang berdedikasi untuk mengajar anak-anak di Huong Duong Viet Center.

Untuk pertama kalinya, saya merasa percaya diri dan bangga pada diri sendiri ketika impian saya untuk berdiri di podium terwujud. Dan sekarang saya senang bisa memberikan tiket lainnya kepada anak-anak tunarungu seperti saya.

Bagi anak-anak penyandang disabilitas, bermimpi dan mewujudkan impian mereka sangatlah sulit. Oleh karena itu, para guru di Pusat ini tidak hanya mengajarkan mereka bahasa untuk berkomunikasi dan bertukar pikiran, tetapi juga membantu mereka memiliki fondasi yang kokoh dan pekerjaan yang layak untuk menghidupi diri.

Berbagi tentang guru Lanh, Ibu Maire MCCann, pendiri Pusat Dukungan dan Pendidikan Inklusif untuk Anak-anak Tuli di Quang Nam, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya: "Lan juga seorang tuna rungu. Saat pertama kali bertemu, dia sangat minder, merasa rendah diri, dan merasa kesepian karena tidak bisa mendengar atau berkomunikasi."

Namun, ia memanfaatkan kesempatan itu, terus mencoba, dan menunjukkan kemampuannya. Dan dengan empati, kesabaran, dan kasih sayang, Lanh dan tim guru serta asisten pengajar yang luar biasa di sini telah mengubah nasib mereka bersama anak-anak tunarungu.

Di kelas khusus itu, senyum cerah anak-anak yang bersedia menjawab dalam bahasa isyarat terpancar. Dan setelah kelas guru dan siswa selesai, terlihat pula kepercayaan dan dukungan dari orang tua yang mendampingi anak-anak mereka di setiap langkah perkembangan mereka.

Sumber: https://phunuvietnam.vn/nguoi-me-dac-biet-cua-nhung-tre-khuet-tat-20250714142836774.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk