Panama harus mengalahkan Bolivia untuk memiliki harapan mencapai perempat final Copa America 2024. Namun, kemenangan saja tidak cukup. Tim asuhan Pelatih Thomas Christiansen membutuhkan AS untuk tidak mengalahkan Uruguay.
Panama dan AS memiliki 3 poin yang sama tetapi selisih gol yang berbeda (-1 vs 1), jadi Panama harus berusaha menang sebesar mungkin untuk menempati posisi kedua dalam grup.
Ini mungkin bukan tugas yang terlalu sulit karena Bolivia sedang dalam performa yang sangat buruk akhir-akhir ini. Mereka saat ini sedang mengalami 13 kekalahan beruntun di babak penyisihan grup Copa America sejak 2015. Selama periode tersebut, Bolivia kesulitan mencetak gol.
Tim asuhan Antonio Carlos Zago gagal mencetak gol dalam enam pertandingan terakhir babak penyisihan grup Copa America. Jika mereka terus kesulitan di pertandingan ini, ini akan menjadi pertama kalinya Bolivia menyelesaikan babak penyisihan grup tanpa mencetak gol sejak Copa America 2001.
Dari 10 tembakan Bolivia di Copa America 2024, 8 di antaranya berasal dari luar kotak penalti (80%), menunjukkan bahwa para penyerang mereka sangat tajam dalam serangan.
Rekor head to head
Kedua tim baru bertemu sekali sebelumnya di Copa America 2016, dalam pertandingan debut Panama. Mereka menang 2-1 melawan Bolivia. Panama telah memenangkan keempat pertemuan terakhir mereka dengan lawan yang sama.
Perkiraan susunan pemain
Bolivia: Almada; Cuellar, Haquin, Jo. Sagredo; Suarez, Justiniano, Villamil, Je. Sagredo; Terceros, Ramallo, Vaca.
Panama: Masjid; I. Anderson, Miller, Kordoba; Murillo, Ayarza, Martinez, Davis; Yanis, Fajardo, Diaz.
Pertandingan antara Bolivia dan Panama berlangsung pukul 8:00 pagi pada tanggal 2 Juli (waktu Vietnam).
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/bong-da-quoc-te/nhan-dinh-bong-da-bolivia-vs-panama-tai-bang-c-tai-copa-america-2024-1360139.ldo
Komentar (0)