Performa Liverpool vs Bournemouth
Setelah gelar Liga Premier yang mengejutkan musim lalu, Liverpool terus menunjukkan ambisi mereka untuk mempertahankan gelar dan melaju jauh ke Liga Champions dengan pertunjukan kekuatan yang langka.
Bahkan dalam perjalanan untuk menghidupkan kembali kerajaan pelatih legendaris Jurgen Klopp, ia tidak menghabiskan begitu banyak uang di jendela transfer.
Sebelum hari pembukaan Liga Premier 2025/26, The Kop telah menghabiskan total 300 juta euro untuk mendatangkan serangkaian pemain baru berkualitas ke Anfield.
Sosok mengerikan di atas berjanji tidak akan berhenti karena Brigade Merah masih berusaha mengejar "artileri berat" Alexander Isak dan membeli 1 hingga 2 bek tengah lagi.
Kemampuan untuk dengan cepat mengintegrasikan pemain-pemain rookie "blockbuster" seperti Florian Wirtz atau Hugo Ekitike membantu serangan Liverpool secara bertahap membentuk gaya baru yang tajam.
Akan tetapi, penggemar kota pelabuhan itu masih belum bisa sepenuhnya yakin dengan tim kesayangannya.
Kekalahan Liverpool baru-baru ini atas Crystal Palace di Community Shield telah mengungkap beberapa tanda yang mengkhawatirkan.
Meski serangan dimainkan cukup bervariasi di awal pertandingan, Mohamed Salah tampak kebingungan dan tidak meninggalkan kesan yang berarti.
Penalti kedua yang gagal dalam waktu kurang dari seminggu merupakan pertanda bahwa "Raja Mesir" sedang tidak dalam performa terbaiknya. Yang lebih mengkhawatirkan adalah performa Salah yang kurang memuaskan terus berlanjut sejak paruh kedua musim lalu.
Tidak dapat dipungkiri bahwa Ekitike dan Wirtz sama-sama memberikan kontribusi yang signifikan, namun stabilitas kedua bintang ini masih membutuhkan waktu untuk terjawab.
Menghadapi lawan yang tidak begitu kuat seperti Palace, The Kop harus menerima kekalahan beberapa kali karena lini di atas pertahanan tidak dapat mengontrol dan mengalirkan bola dengan cukup baik.
Terakhir, kecuali kiper Alisson Becker yang masih solid di gawang, para "penjaga" tepat di atasnya seperti Van Dijk atau Konate belum benar-benar menuntaskan tugasnya dengan baik.
Secara khusus, kapten Anfield adalah orang yang melakukan kesalahan langsung yang menyebabkan lawan menyamakan kedudukan dari jarak 11 menit.
Namun, peluang Liverpool untuk memenangkan pertandingan pembuka Liga Premier 2025/26 masih sangat tinggi.
Selain bermain di kandang sendiri, The Kop juga hanya perlu menjamu Bournemouth yang tengah menghadapi banyak kesulitan dari segi personel, terutama di lini pertahanan.
Tiga perempat pemain bertahan kunci Bournemouth dari musim lalu telah pergi.
Selain Milos Kerkez yang tiba di Liverpool, duo bek tengah Dean Huijsen dan Illia Zabarnyi juga pindah ke tanah yang dijanjikan seperti Real Madrid atau PSG.
Penambahan Bafodé Diakité (bek tengah) atau Adrien Truffert (bek kiri) akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan membuktikan kemampuan mereka.
Namun secara keseluruhan, Bournemouth telah menunjukkan tanda-tanda kelemahan, dan tidak mengherankan jika tim di bawah asuhan pelatih Andoni Iraola ini kesulitan untuk mencapai puncak performa seperti musim lalu. Banyak yang bahkan yakin The Cherries akan terdegradasi.
Informasi skuad Liverpool vs Bournemouth
Liverpool: Gravenberch tidak dapat bermain karena terkena skorsing menyusul kartu merah di pertandingan terakhir musim lalu. Joe Gomez dan Conor Bradley kemungkinan besar tidak akan bermain.
Bournemouth: Enes Unal, Lewis Cook, Ryan Christie, Luis Sinisterra dan Justin Kluivert semuanya absen karena cedera.
Perkiraan susunan pemain Liverpool vs Bournemouth
Liverpool: Alison; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Mac Allister, Szoboszlai; Salah, Wirtz, Gakpo; Ekitik
Bournemouth: Petrovic; Araujo, Senesi, Hill, Truffert; Adams, Scott; Semenyo, Tavernier, Ouattara; Evanilson
Prediksi: 3-1
Sumber: https://baovanhoa.vn/the-thao/nhan-dinh-tran-dau-liverpool-vs-bournemouth-2h00-ngay-168-lu-doan-do-khai-phao-mua-giai-moi-161097.html
Komentar (0)