
Penerapan buku jaminan sosial elektronik pada aplikasi VNEID dan VssID akan membantu mengurangi beban Pusat Layanan Ketenagakerjaan, sehingga memberikan kemudahan bagi peserta. Foto: Nguyen Kim
Sesuai dengan Pasal 8 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 164/2025/ND-CP tanggal 29 Juni 2025 yang mengatur tentang Transaksi Elektronik di Bidang Asuransi Sosial dan Basis Data Nasional Perasuransian, buku asuransi sosial elektronik adalah buku asuransi sosial yang dibuat oleh Kementerian Keuangan secara elektronik.
Sesuai peraturan, buku jaminan sosial akan diterbitkan secara elektronik paling lambat tanggal 1 Januari 2026. Saat ini, seiring dengan proses pemusatan dan pemusatan upaya pelaksanaan penataan dan penyederhanaan aparatur organisasi dengan instansi dan daerah di seluruh Indonesia, Jaminan Sosial Vietnam juga tengah aktif meneliti dan membangun untuk melengkapi versi elektronik buku jaminan sosial. Penerbitan buku jaminan sosial ini akan mendapatkan arahan dari Kementerian Keuangan, sehingga waktu penerbitannya sesuai dengan peraturan.
Buku Jaminan Sosial Elektronik memuat informasi dan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan buku jaminan sosial cetak. Proses penerbitan dan pengelolaan buku jaminan sosial elektronik diharapkan tidak akan berubah dibandingkan peraturan sebelumnya. Apabila ditemukan adanya penipuan atau pemalsuan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan mencabut sementara buku jaminan sosial elektronik berdasarkan basis data untuk menjamin hak dan mengelola informasi kepesertaan jaminan sosial pegawai secara akurat dan transparan.
Penerapan buku jaminan sosial elektronik bertujuan untuk melaksanakan kebijakan Partai dan Negara dalam rangka reformasi tata kelola administrasi, penerapan teknologi informasi, mendorong transaksi elektronik, dan memperluas penyediaan layanan publik daring tingkat 3 dan 4. Hal ini sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan jaminan sosial, menciptakan kemudahan, dan meningkatkan kepuasan masyarakat serta pelaku usaha di bidang jaminan sosial.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Wilayah I menegaskan bahwa buku jaminan sosial elektronik memiliki banyak manfaat praktis. Bagi peserta jaminan sosial, mereka dapat memantau dan memperbarui hasil iuran jaminan sosial, jaminan pengangguran (UI), dan jaminan kecelakaan dan penyakit kerja (OAD) secara berkala dan segera kapan pun dan di mana pun, serta dapat menggunakan buku jaminan sosial elektronik untuk menjalankan prosedur administrasi terkait secara elektronik. Di sisi lain, pegawai menghemat waktu karena tidak perlu melalui prosedur penerbitan ulang buku jaminan sosial jika hilang atau rusak. Selain itu, mereka tidak perlu menyimpannya seperti buku jaminan sosial kertas dan tidak perlu menunjukkan buku jaminan sosial kertas saat melakukan prosedur pembayaran iuran jaminan sosial dan asuransi pengangguran.
Bagi pengusaha, hal ini mengurangi jumlah pekerjaan yang timbul saat menjalankan prosedur administratif terkait penerbitan buku asuransi sosial kepada karyawan.
Bagi badan jaminan sosial, buku jaminan sosial elektronik yang tersedia pada aplikasi VNEID dan VssID membantu menghemat biaya pencetakan dan penerbitan buku jaminan sosial dan kartu jaminan kesehatan berbasis kertas, serta mengurangi jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menerbitkan buku dan kartu. Secara khusus, hal ini membantu menyelesaikan masalah jual beli, penjaminan, pengalihan, dan penggadaian buku jaminan sosial yang memengaruhi hak-hak pegawai.
Selain itu, ketika data terhubung dengan Pusat Layanan Ketenagakerjaan, deteksi dan pencegahan pencairan tunjangan pengangguran yang tidak sesuai peraturan dapat dilakukan dengan cepat. Penyimpanan data dalam basis data juga memberikan kemudahan, memudahkan pencarian, pemantauan, pemeriksaan, dan mengurangi ruang penyimpanan data.
Bagi Pusat Layanan Ketenagakerjaan, melakukan penerapan buku jaminan sosial elektronik pada aplikasi VNEID dan VssID, menghubungkan data antara Pusat Layanan Ketenagakerjaan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sehingga peserta dapat mengajukan permohonan secara daring tanpa harus datang langsung ke Pusat, sehingga mengurangi beban Pusat Layanan Ketenagakerjaan dan memberikan kemudahan bagi peserta.
Sumber: https://hanoimoi.vn/nhieu-loi-ich-thiet-thuc-khi-su-dung-so-bao-hiem-xa-hoi-dien-tu-708019.html
Komentar (0)