Komune Muong Long (Ky Son) dianggap memiliki suhu terendah di Nghe An selama hari-hari dingin ekstrem ini. Meskipun sebelum musim dingin, pemerintah distrik telah mengeluarkan banyak surat edaran dan telegram resmi yang menginstruksikan pemerintah daerah untuk meningkatkan pencegahan dingin bagi ternak dan tanaman, kasus kerbau dan sapi yang mati kedinginan masih terjadi di desa-desa.

Bapak Lau Ba Cho, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Muong Long, mengatakan: Hingga sore hari tanggal 25 Januari, 3 ekor sapi mati beku di komune tersebut. Khususnya, pada tanggal 24 Januari, keluarga Bapak Vu Ba Do di Desa Muong Long 1 kehilangan 2 ekor sapi, dan keluarga Bapak Va Ba Lau di Desa Muong Long 2 kehilangan 1 ekor sapi. "Saat ini, pemerintah daerah sedang mengirimkan kader ke desa-desa dan dusun-dusun untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang cara melindungi kerbau dan sapi dari dingin dengan mengurung mereka, membakar kayu bakar agar tetap hangat, dan mengumpulkan rumput untuk pakan sapi...", ujar Bapak Lau Ba Cho.

Tak hanya Muong Long, banyak daerah lain juga mengalami kematian kerbau dan sapi akibat kedinginan. Bapak Tho Ba Re, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Ky Son, mengatakan: Hingga siang hari tanggal 25 Januari, 12 ekor kerbau dan sapi telah mati akibat cuaca dingin di distrik tersebut. Dari jumlah tersebut, 1 ekor kerbau dan sapi mati di Kecamatan Bao Nam, 3 ekor di Kecamatan Muong Long, 1 ekor di Kecamatan Na Loi, 2 ekor di Kecamatan Dooc May, 2 ekor di Kecamatan Huoi Tu, 1 ekor di Kecamatan Tay Son, dan 2 ekor di Kecamatan Nam Can.
"Saat ini, pihak distrik terus menginstruksikan daerah-daerah untuk tetap berada di wilayah tersebut, segera mendata kerusakan ternak dan tanaman, sehingga distrik dapat melaporkan kepada atasan untuk rencana dukungan," ujar Bapak Tho Ba Re.

Di distrik Que Phong, kerbau dan sapi juga mati akibat cuaca dingin. Bapak Phan Trong Dung, Kepala Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan distrik tersebut, mengatakan bahwa statistik dari fasilitas pada sore hari tanggal 25 Januari menunjukkan bahwa di distrik tersebut, terdapat 2 anak sapi di komune Tri Le yang mati.

Cuaca dingin yang parah akan terus berlanjut selama beberapa hari mendatang, sehingga pihak berwenang di semua tingkatan, terutama di daerah pegunungan, perlu secara proaktif memberikan arahan kepada masyarakat tentang solusi untuk mencegah dan mengatasi cuaca dingin bagi ternak, sehingga membatasi kerusakan ekonomi./ .
Sumber
Komentar (0)