1. Apa itu nomor plat kendaraan?
Sesuai dengan Pasal 3, Pasal 3 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA, pelat nomor kendaraan bermotor diterbitkan dan dikelola berdasarkan kode identifikasi pemilik kendaraan (selanjutnya disebut pelat nomor identifikasi).
Plat nomor identifikasi adalah plat nomor yang memuat simbol, seri plat nomor, ukuran huruf dan angka, serta warna plat nomor sesuai ketentuan dalam Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA.
Selain itu, Pasal 3 Pasal 4 dan Pasal 5 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA mengatur penerbitan dan pengelolaan plat nomor kendaraan bermotor sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK) kendaraan bermotor sebagai berikut:
- Bagi pemilik kendaraan yang merupakan warga negara Vietnam, plat nomor dikelola berdasarkan nomor identifikasi pribadi.
- Bagi pemilik kendaraan bermotor berkewarganegaraan asing, plat nomor kendaraan bermotor diatur berdasarkan Nomor Induk Kependudukan Orang Asing yang ditetapkan oleh Sistem Identifikasi dan Autentikasi Elektronik, atau Nomor Kartu Izin Tinggal Tetap, Nomor Kartu Izin Tinggal Sementara, atau Nomor Kartu Identitas lain yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang.
2. Apakah nomor identifikasi sama dengan nomor identifikasi pribadi?
* Sesuai dengan Pasal 3 Ayat 3 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA, plat nomor kendaraan bermotor yang dapat digunakan sebagai tanda pengenal adalah plat nomor kendaraan bermotor yang memuat simbol, seri plat nomor, ukuran huruf dan angka, serta warna plat nomor sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran 24/2023/TT-BCA.
Misalnya, sesuai dengan Pasal 4, Pasal 37 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA, sepeda motor diberikan pelat nomor yang dipasang di bagian belakang kendaraan, dengan dimensi: Tinggi 140 mm, panjang 190 mm, secara rinci sebagai berikut:
- Penataan huruf dan angka pada plat nomor kendaraan bermotor milik instansi, organisasi, dan perseorangan dalam negeri:
+ Kelompok angka pertama adalah kode lokasi registrasi kendaraan dan seri registrasi.
+ Kelompok angka kedua adalah nomor registrasi kendaraan yang terdiri dari 05 bilangan asli, dari 000,01 sampai dengan 999,99;
- Susunan huruf dan angka pada plat nomor kendaraan bermotor milik perorangan atau badan hukum asing: Kelompok pertama merupakan lambang tempat kendaraan bermotor tersebut didaftarkan, kelompok kedua merupakan lambang nama negara, wilayah, atau organisasi internasional pemilik kendaraan bermotor, kelompok ketiga merupakan seri registrasi kendaraan bermotor, dan kelompok keempat merupakan urutan registrasi kendaraan bermotor yang terdiri atas 3 bilangan asli, yaitu 001 sampai dengan 999.
* Berdasarkan Pasal 13 Keputusan 137/2015/ND-CP, nomor identifikasi pribadi merupakan rangkaian bilangan asli sebanyak 12 digit, yang terstruktur dengan 6 digit: kode abad, kode jenis kelamin, kode tahun kelahiran warga negara, kode provinsi, kode kota atau kode negara yang dikelola pemerintah pusat tempat warga negara mendaftarkan kelahirannya dan 6 digit lainnya merupakan bilangan acak.
Dengan demikian, pelat nomor identifikasi tersebut bukanlah pelat dengan serangkaian angka seperti nomor identifikasi pribadi pemilik kendaraan, tetapi hanya dikeluarkan dan dikelola sesuai dengan kode identifikasi pemilik kendaraan.
3. Lamanya mempertahankan plat identitas saat pemindahan kepemilikan kendaraan
Sesuai Pasal 7 Pasal 3 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA, apabila kendaraan bermotor tersebut habis masa berlakunya, rusak atau berpindah tangan kepemilikannya, maka plat nomor kendaraan bermotor tersebut akan dicabut oleh instansi yang berwenang di bidang registrasi kendaraan bermotor dan akan diterbitkan kembali pada saat pemilik kendaraan bermotor mendaftarkan kendaraan bermotor lain atas namanya.
Nomor identifikasi plat nomor kendaraan bermotor disimpan untuk pemilik kendaraan bermotor selama jangka waktu 05 tahun sejak tanggal pencabutan; setelah jangka waktu tersebut di atas, jika pemilik kendaraan bermotor belum melakukan registrasi, nomor identifikasi plat nomor kendaraan bermotor akan dipindahkan ke gudang plat nomor untuk diregistrasi dan diterbitkan kepada organisasi dan individu sesuai dengan peraturan.
4. Jika saya pindah ke provinsi lain, apakah saya perlu mengganti nomor plat kendaraan saya?
Apabila pemilik kendaraan bermotor berpindah tempat tinggal atau kantor pusat dari satu provinsi atau kota pusat ke provinsi atau kota pusat lainnya, ia tetap dapat menggunakan plat nomor kendaraan bermotor tersebut (tidak perlu mengganti plat nomor kendaraan).
Dengan demikian, sesuai dengan ketentuan di atas, apabila seseorang berpindah tempat tinggal dari satu provinsi atau kota yang dikelola pusat ke provinsi atau kota yang dikelola pusat lainnya, plat nomor pengenal tetap dipertahankan.
(Sesuai dengan Pasal 8, Pasal 3, Surat Edaran 24/2023/TT-BCA)
5. Batas waktu penerbitan dan penerbitan kembali pelat identitas
Sesuai dengan Pasal 7 Pasal 3 dan Pasal 4 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA, batas waktu pemberian dan pemberian kembali pelat identitas adalah sebagai berikut:
- Penerbitan plat nomor pertama kali: Dikeluarkan segera setelah menerima dokumen registrasi kendaraan yang sah.
- Penerbitan dan penggantian plat nomor, penerbitan ulang plat nomor, penerbitan plat nomor untuk kendaraan lelang, penerbitan ulang plat nomor identitas: Paling lama 07 hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya dokumen yang lengkap dan sah.
6. Apakah plat nomor 5 digit saat ini perlu diganti dengan plat identitas?
Sesuai dengan Pasal 39 Ayat 1 dan Ayat 2 Surat Edaran Nomor 24/2023/TT-BCA, ketentuan penggunaan plat nomor kendaraan bermotor 5 digit adalah sebagai berikut:
- Untuk kendaraan yang terdaftar dengan plat nomor 5 digit sebelum 15 Agustus 2023 tetapi belum menyelesaikan prosedur pencabutan, nomor plat nomor tersebut akan ditetapkan sebagai nomor plat nomor identifikasi pemilik kendaraan.
- Bagi kendaraan bermotor yang menggunakan plat nomor 5 digit, apabila pemilik kendaraan telah menyelesaikan proses pencabutan sebelum tanggal 15 Agustus 2023, maka plat nomor kendaraan tersebut akan dialihkan ke gudang plat nomor untuk diterbitkan plat nomor baru sesuai ketentuan.
Perkara-perkara yang memerlukan pencabutan surat tanda nomor kendaraan bermotor dan plat nomor sebelum tanggal 15 Agustus 2023 sesuai Pasal 15 Surat Edaran 58/2020/TT-BCA adalah sebagai berikut: - Kendaraan rusak dan tidak dapat digunakan atau kendaraan hancur karena alasan objektif. - Mesin dan rangka kendaraan dilepas untuk diganti dengan kendaraan lain. - Kendaraan impor sementara milik badan, organisasi, dan individu asing untuk diekspor kembali atau ditransfer ke Vietnam. - Mobil tersebut dibebaskan dari pajak impor, sekarang dialihkan ke tujuan lain. - Kendaraan yang terdaftar di kawasan ekonomi -komersial khusus atau kawasan ekonomi gerbang perbatasan internasional sesuai dengan peraturan Pemerintah ketika diekspor kembali atau dipindahkan ke Vietnam. - Kendaraan tersebut dicuri atau disalahgunakan dan tidak dapat ditemukan. Pemilik kendaraan mengajukan permohonan pencabutan STNK. - Kendaraan Bermotor yang sudah habis masa berlakunya; kendaraan bermotor yang tidak diperbolehkan beredar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan; kendaraan bermotor dengan kesimpulan dari instansi yang berwenang yang telah dilakukan pemotongan, penyambungan, atau pelubangan ulang nomor mesin, nomor rangka, atau nomor mesin atau nomor rangka. - Kendaraan tersebut telah terdaftar tetapi tidak memiliki sistem plat nomor yang benar sebagaimana diamanatkan dalam Surat Edaran 58/2020/TT-BCA. - Kendaraan dapat berubah nama dan berpindah tangan kepemilikannya. - Kendaraan militer tidak lagi memerlukan pelat nomor sipil. - Kendaraan sudah terdaftar tetapi dokumen kendaraannya ternyata palsu atau plat nomornya dikeluarkan secara tidak benar. |
Dengan demikian, bagi kendaraan yang telah terdaftar dengan plat nomor 5 digit sebelum tanggal 15 Agustus 2023 namun belum menyelesaikan prosedur pencabutan, maka nomor plat nomor tersebut yang akan ditetapkan sebagai nomor plat nomor identitas pemilik kendaraan.
7. Apakah plat nomor 3 dan 4 digit perlu diganti menjadi plat identitas?
Sesuai dengan Pasal 4, Pasal 39 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA, kendaraan bermotor yang telah terregistrasi dengan plat nomor 3 atau 4 digit tetap diperbolehkan untuk ikut serta dalam lalu lintas, kecuali dalam hal pemilik kendaraan bermotor perlu melakukan penggantian plat nomor kendaraan bermotor atau melakukan prosedur penerbitan STNK baru, penggantian plat nomor, penerbitan ulang STNK, penerbitan ulang plat nomor atau melakukan registrasi balik nama atau pindah kendaraan bermotor sesuai ketentuan Surat Edaran 24/2023/TT-BCA, maka plat nomor 3 atau 4 digit tersebut akan dicabut dan diganti dengan plat nomor kendaraan bermotor baru sesuai ketentuan.
Dengan demikian, kendaraan yang terdaftar dengan plat nomor 3 atau 4 digit diizinkan untuk terus berpartisipasi dalam lalu lintas dan hanya dapat berganti ke plat nomor identifikasi jika termasuk dalam salah satu kasus berikut:
- Pemilik kendaraan perlu mengganti plat nomor identifikasi;
- Apabila pemilik kendaraan melakukan prosedur penerbitan atau perubahan surat tanda nomor kendaraan, penerbitan atau perubahan plat nomor, penerbitan ulang surat tanda nomor kendaraan, penerbitan ulang plat nomor atau pendaftaran balik nama atau pemindahan hak milik kendaraan.
8. Kapan pelat identitas dikeluarkan?
Sesuai dengan Pasal 1, Pasal 38 Surat Edaran 24/2023/TT-BCA, Surat Edaran 24/2023/TT-BCA mulai berlaku sejak tanggal 15 Agustus 2023.
Oleh karena itu, penerbitan dan pengelolaan pelat nomor kendaraan bermotor berdasarkan kode identifikasi pemilik kendaraan bermotor akan dilaksanakan mulai 15 Agustus 2023.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)