Dalam beberapa tahun terakhir, model menggabungkan budidaya ikan di sawah dan menanam sayuran di tanggul secara bertahap telah terbukti sangat efisien secara ekonomi, membawa manfaat bagi produksi pertanian dan lingkungan di kota Long My, provinsi Hau Giang .
Model budidaya ikan di sawah dan budidaya sayur di pinggir pantai ini memanfaatkan perpaduan antara budidaya ikan dan budidaya sayur, sehingga memungkinkan petani untuk menambah penghasilan dari berbagai sumber.
Secara spesifik, pada musim tanam padi, sawah dimanfaatkan untuk beternak ikan, sedangkan tanggul dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan seperti kacang-kacangan, sayur-sayuran, atau tanaman pangan lainnya.
Hal ini tidak hanya meningkatkan keanekaragaman hayati dan mengoptimalkan penggunaan lahan, tetapi juga meningkatkan pendapatan hingga 20-30% dibandingkan dengan budidaya padi atau budidaya ikan saja.
Ikan yang dipelihara di sawah dapat mencapai berat optimal saat panen padi berakhir, sementara tanaman di tanggul juga mendatangkan pendapatan yang stabil.
Memanfaatkan air dan pakan dari sawah untuk memelihara ikan air tawar membantu mengurangi biaya pakan ikan. Di saat yang sama, pupuk kandang ikan juga dapat melengkapi pupuk organik untuk sawah, sehingga membantu mengurangi biaya input.
Model ini menciptakan banyak peluang kerja bagi pekerja lokal, mulai dari merawat dan memanen ikan air tawar, memanen tanaman hingga pekerjaan yang terkait dengan pemrosesan dan konsumsi produk.
Model budidaya ikan, dengan ikan di sawah dan menanam sayuran di tanggul milik Bapak Ho Ngoc Binh di Dusun 7, Kelurahan Long Tri A, Kota Long My, Provinsi Hau Giang.
Menanam tanaman di tanggul membantu mencegah erosi dan melindungi tanah, sekaligus meningkatkan kualitas tanah. Model ini juga membantu menjaga dan meningkatkan ekosistem lahan, melindungi sumber daya air, dan meningkatkan keanekaragaman hayati.
Saat ini, banyak daerah di wilayah Barat Daya seperti provinsi Dong Thap, Can Tho, An Giang dan Hau Giang telah berhasil menerapkan model pemeliharaan ikan di sawah dan bercocok tanam di tanggul.
Secara khusus, di kota Long My, provinsi Hau Giang, pada awal Agustus 2024, menurut laporan departemen ekonomi , total luas lahan budidaya ikan sawah adalah 607,85/1.045 hektar akuakultur, mencakup 58,17% dari total luas.
Bapak Ho Ngoc Binh, seorang petani di Dusun 7, Kelurahan Long Tri A, Kecamatan Long My (Provinsi Hau Giang), menerapkan model gabungan ini dan berkata: "Saya sangat puas dengan model ini karena hanya membutuhkan biaya untuk jaring, ikan, bebek, dan benih, tanpa biaya pakan ikan, hanya sedikit biaya untuk pakan bebek dan sedikit pupuk untuk tanaman di tanggul (pare), sangat mudah perawatannya...".
Menurut Bapak Binh, hasil panen setelah 3 bulan antara lain ikan budidaya, ikan laut, siput, kepiting, bebek, dan pare. Model ini menghasilkan pendapatan yang cukup tinggi selama musim banjir.
Total biaya diperkirakan sekitar 20-30 juta VND/ha, dan total pendapatannya berkisar antara 80-90 juta VND/ha, sehingga saya mendapatkan keuntungan sekitar 60 juta VND/ha/musim tanam. Jika saya menanam padi pada musim tanam ketiga, keuntungannya hanya 30-40 juta VND/ha. Selain itu, limbah ikan meningkatkan kesuburan tanah, tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk pupuk. Saya yakin ini adalah solusi berkelanjutan untuk pertanian.
Untuk mengoptimalkan efektivitas model budidaya ikan dan budidaya ikan berwarna, para ahli merekomendasikan untuk terus meneliti dan meningkatkan teknik budidaya ikan dan budidaya ikan berwarna. Di saat yang sama, pelatihan dan dukungan bagi para pembudidaya dalam penerapan model ini juga berperan penting dalam memperluas model ini ke area lain.
Model budidaya ikan di sawah yang dipadukan dengan budidaya sayur-sayuran di tanggul tidak saja membantu menambah penghasilan petani di kota Long My (provinsi Hau Giang).
Model budidaya ikan yang dipadukan dengan budidaya tanaman pangan ini juga berkontribusi pada perlindungan lingkungan, menciptakan ekologi lapangan, melindungi sumber daya perairan lokal, dan pembangunan pertanian berkelanjutan. Ini merupakan contoh khas penggabungan metode produksi pertanian tradisional dan modern untuk mencapai efisiensi ekonomi tinggi dan perlindungan lingkungan.
[iklan_2]
Sumber: https://danviet.vn/nuoi-ca-dong-trong-ruong-lua-o-hau-giang-cha-phai-cho-an-bat-ban-hut-hang-thu-nhap-gap-doi-20241018193732988.htm
Komentar (0)