Tuan Trump berpidato di sebuah rapat umum di Carolina Selatan pada tanggal 10 Februari.
Kantor berita AFP melaporkan pada tanggal 11 Februari bahwa mantan Presiden AS Donald Trump senang bahwa rancangan undang-undang yang menargetkan imigran di perbatasan dengan Meksiko runtuh, sambil berjanji bahwa ia akan meluncurkan kampanye deportasi besar-besaran pada hari pertama pemilihannya kembali.
Kegagalan RUU tersebut untuk disahkan Senat AS pada tanggal 7 Februari menunjukkan pengaruh Trump di Partai Republik, karena ia bertekad untuk tidak membiarkan pesaing potensialnya, Presiden petahana Joe Biden, memperoleh keuntungan dalam masalah imigrasi.
"Jangan lupa, kita juga meraih kemenangan besar lainnya minggu ini yang patut dirayakan oleh setiap kaum konservatif. Kita telah menggagalkan RUU perbatasan terbuka Joe Biden," kata Trump saat berkampanye di Carolina Selatan.
"Seluruh tim melakukan pekerjaan yang hebat di Kongres . Kita berhasil," ujarnya bertepuk tangan.
Di bawah tekanan dari Tn. Trump, anggota parlemen Republik tampaknya menunda reformasi perbatasan apa pun hingga setelah pemilihan umum November.
Dalam pemungutan suara pada tanggal 7 Februari, dengan rasio suara 49-50, Senat tidak meloloskan paket anggaran $118 miliar untuk memperketat peraturan imigrasi serta bantuan untuk Ukraina dan Israel.
Kesepakatan itu membutuhkan setidaknya 60 suara untuk disahkan, sementara Demokrat memegang mayoritas 51-49 di Senat.
Barang-barang China bisa dikenakan pajak lebih dari 60% jika Trump terpilih kembali
Tn. Trump telah menyatakan bahwa salah satu tugas pertamanya jika terpilih kembali adalah mendeportasi imigran ilegal.
"Pada hari pertama, saya akan mengakhiri semua kebijakan perbatasan terbuka pemerintahan Biden dan kita akan memulai kampanye deportasi terbesar dalam sejarah Amerika. Kita tidak punya pilihan," ujarnya.
RUU perbatasan yang diblokir di Senat juga mencakup bantuan untuk Ukraina dan Israel. Senat saat ini sedang mempertimbangkan paket bantuan luar negeri yang akan sepenuhnya memisahkan bantuan dari isu perbatasan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)