
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan Deo Ca Group, calon investor proyek, dan pimpinan departemen serta daerah terkait.
Proyek Jalan Tol Tan Phu – Bao Loc memiliki total panjang sekitar 65,88 km, dengan ruas yang melintasi Provinsi Dong Nai sepanjang 11,91 km dan Provinsi Lam Dong sepanjang 53,97 km. Titik awal proyek berada di Km59+798,33, bertepatan dengan titik akhir proyek Jalan Tol Dau Giay – Tan Phu, di Kelurahan Phu Trung, Kecamatan Tan Phu, Provinsi Dong Nai. Titik akhir proyek berada di Km125+675, melalui persimpangan dengan Jalan Nguyen Van Cu, Kota Bao Loc, Provinsi Lam Dong.

Proyek ini memiliki total investasi hingga 18,002 miliar VND, yang mana modal anggaran belanja negara sebesar 6,500 miliar VND (mencakup 36,11% dari total investasi), dan modal pelaksanaan proyek investor sebesar 11,502 miliar VND (mencakup 63,89% dari total investasi).
Dalam rapat tersebut, Deo Ca Group mengusulkan penyesuaian porsi anggaran negara yang berpartisipasi dalam proyek untuk mengurangi periode pengembalian modal menjadi kurang dari 20 tahun, sekaligus menerapkan peraturan baru terkait seleksi investor. Oleh karena itu, unit ini mengusulkan penunjukan investor sesuai dengan ketentuan dalam Poin d, Klausul 1, Pasal 39.

Menurut laporan Badan Pengelola Proyek Lalu Lintas Provinsi, hingga 27 Juli 2025, investor telah melakukan pengecoran 1.410/2.589 tiang pancang pembebasan lahan (GPMB), mencapai 54,5%, dan pemasangan beton di 1.058/2.589 lokasi tiang pancang GPMB, mencapai 41%. Proyek ini telah menyelesaikan pemasangan tiang pancang kayu sementara di Provinsi Lam Dong untuk wilayah yang melintasi lahan warga. Namun, pemasangan tiang pancang di wilayah yang melintasi hutan belum dilaksanakan dan telah diserahkan kepada pemerintah daerah yang dilewati proyek untuk dikelola.

Dalam pidatonya, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, Nguyen Hong Hai, meminta pembentukan dan konsolidasi Komite Pengarah Provinsi sesegera mungkin untuk melaksanakan arahan proyek secara menyeluruh dan serentak. Pada saat yang sama, beliau meminta semua tingkat dan sektor terkait untuk mengerahkan upaya maksimal dalam menyelesaikan prosedur dan memulai pembangunan jalan tol, terutama untuk proses ganti rugi dan pembersihan lahan.
Ia menekankan, tugas-tugas kecamatan dan kelurahan saat ini sangat berat, namun ini merupakan proyek provinsi yang sangat penting. Ia menyarankan agar pemerintah daerah memperhatikan dan segera melakukan pembersihan lahan, segera membentuk Badan Penilai Tanah, dan melaksanakan pengelolaan lahan dengan baik dalam lingkup proyek, agar tidak terjadi praktik pengambilan keuntungan dari ganti rugi pembersihan lahan.

Ia juga mengatakan akan menerima rekomendasi investor untuk dikaji, dan sekaligus meminta Deo Ca Group untuk mempercepat proses penetapan patok GPMB. "Masih banyak kesulitan dan kendala. Saya berharap para investor dapat mendampingi provinsi dengan semangat tinggi, berupaya melaksanakan sesuai dengan kebijakan investasi yang telah disetujui Pemerintah . Jika ada kesulitan, kita akan bekerja sama untuk saling berbagi dan menyelesaikannya."
Jalan Tol Tan Phu-Bao Loc merupakan bagian dari sistem Jalan Tol Dau Giay (Dong Nai)-Lien Khuong (Lam Dong), yang menghubungkan Provinsi Lam Dong dengan wilayah Tenggara. Proyek ini, bersama dengan proyek Jalan Tol Bao Loc-Lien Khuong, diharapkan dapat menjadi pendorong yang kuat bagi pembangunan sosial-ekonomi Provinsi Lam Dong dan wilayah sekitarnya, sekaligus berkontribusi pada peningkatan daya saing dan daya tarik investasi.
Sumber: https://baolamdong.vn/vice-chairman-of-the-lam-dong-province-union-nguyen-hong-hai-thuc-tien-do-giai-phong-mat-bang-tuyen-cao-toc-tan-phu-bao-loc-384543.html
Komentar (0)