Insiden tersebut terjadi pukul 16.00 sore ini. Selama pembangunan proyek terowongan jalur metro Stasiun Kereta Api Nhon-Hanoi, aditif terowongan disemprotkan ke tanah di area jalur 7 Giang Van Minh, Kim Ma.

Setelah inspeksi, investor - Dewan Manajemen Kereta Api Perkotaan Hanoi (MRB), bersama konsultan dan kontraktor, memeriksa lokasi dan awalnya menyimpulkan bahwa penyebabnya mungkin karena keberadaan sumur tua atau pipa drainase di bawah tanah yang menciptakan jalur bagi aditif terowongan untuk mengalir ke permukaan. Sumur dan pipa drainase tua ini tidak lagi digunakan.

dfc63420f0ef4eb117fe.jpg
Aditif tiba-tiba disemprotkan ke tanah dan tumpah ke gang tempat tinggal warga. Foto: MRB

Perwakilan MRB menambahkan bahwa sesuai proses proyek, sebelum pembuatan terowongan, konsultan dan kontraktor melakukan survei pekerjaan di sepanjang rute. Namun, karena perubahan kepemilikan pekerjaan dari waktu ke waktu, banyak informasi yang tidak tersedia secara lengkap, sehingga tidak dapat dihindari bahwa masih terdapat kekurangan data mengenai pekerjaan bawah tanah seperti sumur air, sumur hunian, atau sumur bor survei geologi dari proyek sebelumnya yang belum terisi.

Selama proses pengeboran, aditif terowongan disemprotkan di bawah tekanan untuk menstabilkan tanah di depan permukaan galian. Ketika menemukan lubang terbuka seperti sumur air atau lubang bor, aditif terowongan akan mengalir ke permukaan tanah melalui rongga-rongga ini.

Fenomena ini hanya terjadi sebentar dan berakhir segera setelah TBM mengebor dan memasang lapisan terowongan. Fenomena ini umum terjadi selama konstruksi proyek pengeboran terowongan perkotaan.

Segera setelah mengetahui kejadian tersebut, pihak investor mengarahkan konsultan dan kontraktor untuk segera mengerahkan peralatan dan sumber daya manusia untuk memperbaikinya sesuai proses proyek, termasuk membersihkan mortar bekas bor dan membersihkan permukaan area yang di-grout, memastikan keamanan dan kebersihan lingkungan dalam keadaan semula.

Bapak Lee Young Kyeong, Wakil Direktur Proyek Hyundai & Ghella Joint Venture, menegaskan: "Fenomena meluapnya aditif terowongan ke permukaan tanah selama proses pengeboran merupakan situasi teknis yang telah direncanakan dan segera diatasi. Kami berkomitmen untuk sepenuhnya mematuhi standar teknis dan prosedur keselamatan, dan akan terus berkoordinasi erat dengan investor dan unit terkait untuk memastikan proses konstruksi aman dan efektif."

MRB berkomitmen bahwa fenomena di atas tidak memengaruhi struktur bangunan maupun menyebabkan kerusakan pada manusia maupun properti. Saat ini, MRB sedang berkoordinasi erat dengan unit terkait untuk menilai penyebab pasti dan menerapkan langkah-langkah teknis guna mencegah kejadian serupa di tahap selanjutnya.