Setan Merah menjual McTominay ke Napoli dengan harga £27,5 juta. Sejak bergabung dengan tim Serie A tersebut, gelandang Skotlandia ini telah memberikan kesan yang kuat, berkontribusi besar dalam membantu mereka meraih Scudetto 2024/25.
MU melepas McTominay guna membantu klub mematuhi regulasi tentang profitabilitas dan keberlanjutan, sebab biayanya dihitung sebagai laba bersih di neraca.

Namun, mantan asisten pelatih MU Benni McCarthy, yang bekerja dengan McTominay di bawah asuhan Erik ten Hag, percaya bahwa menjual pemain berusia 28 tahun itu adalah kesalahan besar, mengingat performa yang telah ia tunjukkan di Napoli.
McCarthy berkata : "Terkadang ada berbagai alasan mengapa Anda harus menjual pemain dari akademi. Ketika mereka pergi, uang yang terkumpul membantu klub merekrut lebih banyak pemain."
Namun, keputusan United untuk melepas McTominay ke Napoli merupakan salah satu kesalahan terbesar dalam sepak bola. Ia memang ditakdirkan untuk bermain bagi Setan Merah.
Mungkin McTominay bukan yang paling teknis, tetapi ia selalu tampil di lapangan dengan semangat pejuang, yang tidak banyak orang miliki.
Sayang sekali Scotty harus meninggalkan Old Trafford dengan harga serendah itu. Saya rasa dewan klub menyesali keputusan ini.
Dalam percakapan tersebut, Benny McCarthy juga mengungkapkan bahwa ia telah mendesak MU untuk merekrut Cody Gakpo dari PSV. Namun, departemen pencari bakat klub memveto langkah tersebut.
Penyerang asal Belanda itu akhirnya bergabung dengan Liverpool dan baru saja memenangkan gelar Liga Premier bersama The Kop.
Sumber: https://vietnamnet.vn/sai-lam-chuyen-nhuong-lon-nhat-cua-mu-ai-cung-tiec-2417720.html
Komentar (0)