Konser pentatonik 200 seniman Khmer ini menciptakan ruang budaya yang unik, mereproduksi musik rakyat khas dan nuansa budaya komunitas Khmer di Selatan. Ini merupakan salah satu kegiatan unggulan di Festival Ooc Om Boc ke-6 - Lomba Perahu Ngo di Soc Trang , wilayah Delta Mekong, dan Pekan Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Soc Trang ke-1, 2024.
Konser pentatonik 200 seniman Khmer menciptakan ruang budaya yang unik, menciptakan kembali musik rakyat khas dan nuansa budaya komunitas Khmer di Selatan. |
Musik pentatonik, juga dikenal sebagai Phlang Pin Piêt, adalah bentuk musik rakyat yang populer dalam kehidupan keagamaan dan perayaan masyarakat Khmer. Mulai dari upacara keagamaan di pagoda, upacara pemakaman tradisional, hingga kegiatan budaya masyarakat, musik pentatonik erat kaitannya dengan kehidupan spiritual masyarakat Khmer, yang mencerminkan kedalaman budayanya.
Perwakilan Dewan Penilai Organisasi Rekor Vietnam (VietKings) hadir untuk merekam, menyaksikan pertunjukan, dan mencatat data dari 20 orkestra, dengan total 200 seniman, musisi, dan aktor yang berpartisipasi. Pertunjukan ini memecahkan rekor untuk pertunjukan musik pentatonik Khmer berskala terbesar di Provinsi Soc Trang, Vietnam.
Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan, pengakuan atas upaya dan upaya pelestarian warisan budaya takbenda nasional untuk seni pertunjukan rakyat pentatonik. Hal ini sekaligus berkontribusi dalam upaya penyebaran, pengenalan, dan promosi warisan budaya lokal agar lebih dekat dengan wisatawan domestik dan mancanegara.
Menetapkan rekor pertunjukan musik pentatonik Khmer terbesar di provinsi Soc Trang di Vietnam. |
Menurut Bapak Tran Minh Ly, Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga , dan Pariwisata (VH-TT&DL) Provinsi Soc Trang, musik pentatonik merupakan bentuk musik tradisional, populer, dan telah lama ada bagi masyarakat Khmer di Selatan pada umumnya. Melalui proses pembentukan, eksistensi, dan perkembangannya, bentuk seni ini telah dilestarikan dan mengandung banyak nilai. Khususnya, meskipun banyak perubahan dalam kehidupan sosial, musik pentatonik tetap teguh dan terus beradaptasi untuk bertahan dan berkembang dalam situasi baru.
Musik pentatonik dilestarikan dan mengandung banyak nilai. |
Dalam beberapa tahun terakhir, melalui Proyek "Melestarikan dan Mempromosikan Nilai-Nilai Budaya Tradisional Etnis Minoritas yang Berkaitan dengan Pengembangan Pariwisata" (di bawah Program Target Nasional untuk Pembangunan Sosial-Ekonomi Wilayah Etnis Minoritas), Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Soc Trang telah menginvestasikan dana untuk membeli banyak perangkat pentatonik guna mendukung klub dan pagoda Khmer di provinsi tersebut. Selain itu, banyak kursus pelatihan telah diselenggarakan untuk mengajarkan berbagai jenis warisan budaya takbenda nasional, termasuk seni pertunjukan musik pentatonik rakyat...
Musik pentatonik layak menjadi salah satu warisan budaya takbenda nasional yang sangat penting dan khas masyarakat Khmer. |
"Musik pentatonik layak menjadi salah satu warisan budaya tak benda nasional yang sangat penting dan khas bagi komunitas Khmer. Seiring berjalannya waktu, warisan budaya ini terus berlanjut, dipupuk, dan disebarkan di komunitas Khmer," tegas Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Soc Trang.
Komentar (0)