Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Benarkah makanan dingin menyebabkan sakit tenggorokan dan radang amandel?

(Dan Tri) - Mengonsumsi makanan dingin secara rutin di hari panas dapat mengubah penyelamat menjadi agen penyebab amandel meradang, sehingga menimbulkan rasa sakit berkepanjangan.

Báo Dân tríBáo Dân trí30/08/2025

Di hari yang panas, banyak orang sering beralih ke air es, es krim, atau makanan dingin untuk "menyejukkan diri". Namun, kebiasaan ini terkadang disertai masalah kesehatan, terutama sakit tenggorokan, demam, atau radang amandel.

Amandel, juga dikenal sebagai amandel palatina, adalah dua massa jaringan limfoid yang terletak di kedua sisi tenggorokan. Amandel dianggap sebagai "perisai" pertama tubuh, yang bertugas mencegah bakteri dan virus memasuki saluran pernapasan.

Tonsilitis terjadi ketika amandel membengkak, memerah, dan kemungkinan berisi nanah akibat bakteri atau virus. Kondisi ini sangat umum terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, terutama selama perubahan cuaca atau ketika daya tahan tubuh menurun.

Sự thật thực phẩm lạnh gây đau họng, viêm amidan? - 1

Tonsilitis sering kali muncul selama periode perubahan cuaca atau ketika daya tahan tubuh berkurang. (Foto: Unsplash).

Menurut Dr. Le Ngoc Chau, Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi, Kota Ho Chi Minh - Cabang 3, radang amandel dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) atau berlangsung lama (kronis). Gejala yang paling umum adalah sakit tenggorokan, terutama saat menelan, disertai demam ringan atau tinggi. Kedua amandel seringkali merah dan bengkak, dan nanah putih bahkan dapat muncul di rongga amandel.

Pasien juga mengalami bau mulut, suara serak atau kehilangan suara, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan. Pada anak kecil, tonsilitis sering menyebabkan mereka menangis, kehilangan nafsu makan, sulit tidur, atau mengi di malam hari.

Dokter Chau mengatakan bahwa sekitar 70% kasus radang amandel disebabkan oleh virus, sisanya disebabkan oleh bakteri, termasuk streptokokus grup A.

Namun, penyakit ini sering kali timbul atau bertambah parah apabila disertai dengan banyak faktor risiko lain seperti perubahan cuaca mendadak yang menyulitkan tubuh beradaptasi, sistem kekebalan tubuh yang melemah, atau lingkungan tempat tinggal yang tercemar, debu, asap rokok, atau bahan kimia juga dapat dengan mudah merusak mukosa tenggorokan, sehingga menciptakan kondisi yang memungkinkan bakteri tumbuh.

Selain itu, kebiasaan hidup tidak sehat seperti minum air yang terlalu dingin, rutin makan es krim, tidur di ruangan ber-AC dengan suhu terlalu rendah, atau mandi di malam hari juga meningkatkan risiko tersebut.

Kebersihan mulut yang buruk juga merupakan penyebab penting, karena bakteri yang menumpuk di tenggorokan dan amandel dapat menyebabkan infeksi.

Menurut Dr. Le Ngoc Chau, makanan dingin tidak secara langsung menyebabkan radang amandel, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit. Saat tubuh panas dan banyak berkeringat, mukosa tenggorokan melebar, dan air dingin yang masuk akan menyebabkan pembuluh darah tiba-tiba menyempit. Fenomena ini mengurangi aliran darah dan kekebalan lokal, membuat mukosa tenggorokan sensitif dan rentan terhadap virus dan bakteri, sehingga memicu radang amandel.

Untuk melindungi amandel dan saluran pernapasan selama cuaca panas, Dr. Chau menganjurkan untuk membatasi konsumsi air yang sangat dingin, sebaliknya menggunakan air dingin atau air pada suhu ruangan.

Kebersihan mulut juga penting, menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, dan berkumur dengan garam setelah makan atau sebelum tidur.

Selain itu, perkuat daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat: minum air putih yang cukup 1,5-2 liter sehari, perbanyak sayur-sayuran hijau dan buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jeruk, jeruk bali, stroberi; di samping itu, tidur yang cukup dan jagalah olahraga teratur.

Masyarakat juga harus memperhatikan untuk menghindari perubahan suhu lingkungan yang mendadak, misalnya jangan langsung masuk ke ruangan ber-AC saat badan masih berkeringat atau baru saja terpapar sinar matahari, dan jangan membiarkan kipas angin atau AC bertiup langsung ke wajah saat tidur.

Jika muncul gejala seperti sakit tenggorokan, demam, amandel bengkak, atau kelenjar getah bening bengkak, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar mendapat diagnosis dan pengobatan tepat waktu guna mencegah penyakit bertambah parah.

Sumber: https://dantri.com.vn/suc-khoe/su-that-thuc-pham-lanh-gay-dau-hong-viem-amidan-20250830075344475.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk