Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Prasasti yang menghormati bakat-bakat Dinasti Le - Prasasti yang menghormati para Dokter dalam ujian Quy Suu pada tahun 1613

Prasasti ini mencantumkan nama-nama pemenang ujian pada tahun Quy Suu (1613), tahun ke-14 era Hoang Dinh, yang saat ini berada di Kuil Sastra – Quoc Tu Giam, Hanoi. Prasasti ini mencantumkan nama-nama pemenang ujian – sebuah ujian penting di bawah Dinasti Le, sekaligus melestarikan tradisi pembelajaran Vietnam yang telah lama ada, baik secara historis, budaya, maupun budaya.

YooLifeYooLife22/08/2025

Informasi tentang prasasti ujian doktoral pada tahun Quy Suu

Di ruang suci Kuil Sastra – Akademi Kekaisaran, terdapat prasasti dengan nama-nama Doktor yang lulus ujian pada tahun Quy Suu, Hoang Dinh 14 (1613) yang merupakan bukti nyata tradisi pembelajaran dan ujian di Vietnam. Prasasti ini didirikan pada 16 November 1653, 40 tahun setelah ujian, untuk mencatat nama-nama orang berbakat yang lulus ujian dan berkontribusi dalam pengabdian kepada negara.

Prasasti ini tampak megah, tinggi 160 cm, lebar 100 cm, dan tebal 17 cm, diletakkan di punggung kura-kura batu kokoh berukuran panjang 147 cm, lebar 136 cm, dan tinggi 19 cm—simbol umur panjang dan kebijaksanaan. Dahi prasasti diukir rumit dengan awan dan naga yang menghadap matahari, dikelilingi oleh pinggiran dekoratif yang lembut, menciptakan tampilan megah namun elegan.

Tangkapan Layar_34.jpg

Prasasti yang diukir dengan aksara Tionghoa ini tidak hanya mencatat sejarah ujian dan nama-nama para Dokter, tetapi juga mengandung gagasan untuk mengembangkan bakat – menganggapnya sebagai semangat nasional. Ini juga merupakan pesan kuat yang ingin disampaikan oleh Dinasti Le: menghormati bakat, mendorong pembelajaran, dan menjadikan pendidikan sebagai fondasi pemerintahan negara.

Ujian pada tahun Quy Suu (1613) berlangsung dalam konteks Dinasti Le yang memberikan perhatian khusus pada pendidikan dan ujian. Pendirian prasasti batu tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para intelektual, sekaligus pengingat bagi generasi mendatang tentang nilai-nilai pembelajaran dan moralitas.

Kini, prasasti doktoral di Kuil Sastra telah melampaui nilai sebuah relik, menjadi warisan dokumenter dunia yang diakui UNESCO, melambangkan kecerdasan Vietnam dan aspirasi untuk meraih ilmu pengetahuan. Setiap ukiran pada prasasti tidak hanya mencatat nama-nama orang bijak di masa lalu, tetapi juga menginspirasi pembelajaran bagi generasi mendatang.

Temukan prasasti Doktor Quy Suu (1613) di YooLife

Platform digital YooLife telah menciptakan kembali prasasti ujian Doktor di Quy Suu (1613) menggunakan teknologi 3D yang tajam, memberikan pengalaman tur daring yang belum pernah ada sebelumnya. Alih-alih hanya mengakses prasasti melalui buku atau gambar statis, Anda dapat mengamati prasasti dari setiap sudut, memperbesar detail ukiran naga dan awan, dahi prasasti, tepi dekoratif yang indah, dan bahkan menjelajahi setiap baris aksara Mandarin yang dinarasikan secara otomatis untuk membantu Anda memahami sejarah ujian, nama-nama Doktor, serta makna budaya dan ideologis prasasti tersebut.

Digitalisasi ini mengubah warisan fisik menjadi pengalaman nyata di ruang digital, tidak hanya melayani wisatawan tetapi juga berfungsi sebagai alat pembelajaran dan penelitian yang efektif. Mahasiswa, pelajar, dan peneliti dapat menganalisis secara detail arsitektur, pola, dan pesan humanis yang disampaikan Dinasti Le melalui prasasti doktoral. YooLife membuka jendela yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini, membantu menyebarkan nilai-nilai pendidikan, pengetahuan, dan budaya Vietnam kepada semua generasi, sekaligus melestarikan warisan secara berkelanjutan di era digital.

Pengalaman ini tidak hanya intuitif tetapi juga mengubah setiap tur virtual menjadi perjalanan penemuan pengetahuan, membantu pemirsa merasakan secara mendalam kebesaran tradisi belajar Vietnam.

Kunjungi model 3D prasasti kandidat doktor dalam ujian tahunan Quy Suu di sini:

https://yoolife.vn/@yoolifevr360lichsu/post/144608



Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk