
Sehubungan dengan itu, Pemerintah Daerah Provinsi menugaskan Dinas Bina Marga untuk memimpin dan berkoordinasi dengan Dinas, Dinas, Sektor, dan Unit terkait sesuai dengan fungsi dan tugas yang diberikan serta bidang tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelenggarakan pembinaan keselamatan konstruksi, produksi bahan bangunan, dan komponen konstruksi di daerah sesuai dengan isi yang diusulkan oleh Dinas Bina Marga .
Sebelumnya, pada tanggal 14 Mei, Kementerian Konstruksi telah mengirimkan surat resmi kepada Komite Rakyat provinsi dan kota-kota di pusat mengenai masalah ini karena baru-baru ini terjadi sejumlah insiden keselamatan kerja yang serius terkait dengan konstruksi, perbaikan, dan pengoperasian peralatan teknologi, yang mengakibatkan kerusakan besar pada manusia dan harta benda.
Oleh karena itu, Kementerian Konstruksi meminta kepada Komite Rakyat provinsi dan kota-kota yang dikelola pusat untuk mengarahkan badan-badan fungsional afiliasinya untuk memperkuat organisasi inspeksi yang dikombinasikan dengan propaganda, diseminasi, dan bimbingan tentang penerapan peraturan perundang-undangan, standar yang berlaku, dan peraturan teknis tentang keselamatan dalam kegiatan konstruksi, pengoperasian, perbaikan mesin, peralatan teknologi, dan prosedur penanganan insiden di pabrik-pabrik yang memproduksi bahan konstruksi dan komponen konstruksi di daerah.
Kementerian Konstruksi juga mengusulkan untuk menghentikan secara tegas kegiatan konstruksi dan produksi apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan keselamatan kerja yang berpotensi menimbulkan kerugian keselamatan kerja di lokasi konstruksi atau pabrik; dan menindak tegas pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sumber
Komentar (0)