Baru-baru ini, Wakil Menteri Pendidikan dan Pelatihan Hoang Minh Son mengatakan bahwa terlepas dari profesi mereka, pegawai negeri sipil, pegawai negeri publik, dan pekerja semuanya ingin maju dalam karier mereka.
Setiap orang menginginkan kesempatan untuk maju sesuai dengan kemampuan profesionalnya.
Penerapan kebijakan tentang gelar profesi guru juga menjadi salah satu solusi untuk mengembangkan tenaga kependidikan.
Wakil Menteri Hoang Minh Son (sumber foto : Surat Kabar Education and Times).
Guru dipromosikan, tidak hanya menunjukkan kapasitas dan kualifikasi profesional mereka, tetapi juga dengan kebijakan dan rezim gaji.
Wakil Menteri Hoang Minh Son menginformasikan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah menyusun Keputusan yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Keputusan No. 115/2020/ND-CP tanggal 25 September 2020 yang mengatur perekrutan, penggunaan, dan manajemen pegawai negeri sipil; termasuk usulan untuk menghapus bentuk ujian kenaikan jabatan profesional bagi pegawai negeri sipil.
Jika usulan ini terwujud, promosi jabatan profesional hanya akan dilakukan melalui ujian, bukan ujian akhir. Hal ini akan berdampak positif pada pengembangan karier pegawai negeri sipil pada umumnya dan guru pada khususnya.
Menurut Wamenag, baik ujian maupun kenaikan pangkat/jabatan, tujuannya adalah untuk menilai kemampuan dan kualifikasi profesional guru. Kemampuan dan keterampilan profesional guru memerlukan proses pengajaran, pembinaan diri, pembinaan dan pengamalan.
Mengenai bentuk ujian kenaikan jabatan profesional, Wakil Menteri mengakui bahwa saat mengikuti ujian, guru harus mempelajari, meninjau, dan mempersiapkan materi pelajaran; sementara tugas mengajar tetap harus terjamin. Hal ini membuat guru kehilangan banyak waktu dan tenaga...
Jika kita melakukan promosi jabatan profesional, akan ada lebih banyak aspek positif. Alih-alih mengevaluasi melalui ujian, akan ada dewan evaluasi. Evaluasi dan komentar akan didasarkan pada proses kerja guru.
Hal ini akan menjamin keadilan, transparansi, dan akurasi. Hal ini akan memotivasi guru untuk mengabdikan diri pada profesinya dan membantu mengurangi jumlah guru yang berhenti dari pekerjaannya.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)