Menurut Daum, Divisi Kriminal 2 Kejaksaan Distrik Barat Seoul (Korea Selatan) telah memutuskan untuk menuntut Suga atas tuduhan mengemudi dalam keadaan mabuk. Denda yang dijatuhkan adalah 18.400 dolar AS (lebih dari 450 juta VND) dan merupakan denda maksimum untuk pelanggaran pertama kali.
Suga didenda $18.400 (lebih dari 450 juta VND) karena mengemudi dalam keadaan mabuk (Foto: Berita).
Berdasarkan hukum Korea, pengemudi mabuk dengan kadar alkohol dalam darah sebesar 0,03% atau lebih tinggi dan kurang dari 0,08% akan dijatuhi hukuman hingga 1 tahun penjara atau denda sekitar $3.700, sedangkan mereka yang kadar alkohol dalam darahnya sebesar 0,08% hingga 0,2% akan dijatuhi hukuman hingga 2 tahun penjara atau denda hingga $7.400.
Kadar alkohol dalam darah Suga diketahui mencapai 0,227%, melebihi batas maksimum, sehingga dikenakan denda tinggi sebesar $18.400. Pengacara Korea Noh Jong Eon mengatakan bahwa hukuman Suga merupakan peringatan khusus bagi para bintang K-pop tentang mengemudi dalam keadaan mabuk.
Pada tanggal 7 Agustus, media Korea melaporkan bahwa Departemen Kepolisian Seoul, Distrik Yongsan (Korea Selatan) mengumumkan bahwa mereka telah menuntut dan menyelidiki penyanyi pria Suga karena melanggar Undang-Undang Lalu Lintas Jalan.
Menurut polisi, Suga ditemukan mabuk dan jatuh di jalan Hannam-dong, Yongsan (Korea Selatan) pada malam hari saat mengendarai skuter listrik (sejenis kendaraan yang dirancang dengan dua atau tiga roda, dihubungkan bersama melalui papan dan pegangan untuk dikendalikan pengguna).
Menurut Donga Ilbo, kadar alkohol dalam darah Suga saat ia ditahan polisi adalah 0,227%. Angka ini hampir delapan kali lebih tinggi daripada batas yang ditetapkan di Korea.
Setelah menyelesaikan penyelidikan polisi, Suga diizinkan pulang. Segera setelah kejadian tersebut, Suga juga meminta maaf kepada penggemar dan menyatakan penyesalan atas tindakannya. Agensinya juga mengonfirmasi kejadian tersebut dan meminta maaf kepada komunitas penggemar BTS.
Suga juga mengonfirmasi bahwa ia hanya menggunakan skateboard listrik. Namun, media Korea mengklarifikasi bahwa kendaraan yang dikendarai Suga sebenarnya adalah skuter listrik, bukan skateboard listrik biasa. Informasi ini dikonfirmasi oleh perwakilan dari Departemen Kepolisian Yongsan.
Suga muncul di kantor polisi Korea, Agustus (Foto: MHNsport).
Surat kabar Hankook Ilbo berkomentar bahwa kebohongan Suga tentang jenis kendaraan yang digunakannya telah menyebabkannya menerima gelombang kritik yang besar dari publik. Publik Korea marah dan menuntut agar Suga meninggalkan BTS karena ia berbohong dan berperilaku yang merusak reputasi grup dan anggota lainnya.
Pada 25 Agustus, penyanyi pria tersebut mengirimkan surat yang cukup panjang kepada para penggemarnya. Di dalamnya, ia mengakui mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan meminta maaf kepada para penggemarnya karena telah memengaruhi BTS. Khususnya, ia mengakui telah melakukan kesalahan dalam surat permintaan maaf pertamanya yang diunggah pada 7 Agustus.
Dalam suratnya, Suga menulis: "Saya benar-benar malu dan ingin sekali lagi meminta maaf kepada semua orang. Saya minta maaf atas kesalahan saya yang telah mengecewakan dan menyakiti penggemar serta semua orang yang mencintai saya. Saya telah membuat kesalahan besar karena melupakan tanggung jawab saya untuk membalas kalian dengan tindakan yang pantas untuk cinta yang saya terima."
Pada 23 Agustus, Suga mendatangi Kantor Polisi Yongsan di Seoul (Korea Selatan) atas panggilan dari badan investigasi. Di sana, ia menundukkan kepala dan berkata, "Saya minta maaf karena telah menimbulkan masalah. Saya sungguh menyesal telah mengecewakan banyak penggemar. Saya akan jujur selama penyelidikan."
Insiden ini telah merusak reputasi Suga secara serius. Agustus lalu, wajah anggota BTS tersebut diburamkan di beberapa acara TV di Korea. Para ahli mengatakan bahwa insiden Suga juga dapat berdampak besar pada aktivitas BTS.
BTS sedang hiatus agar para anggotanya dapat menjalani wajib militer. Boyband Korea populer ini dijadwalkan comeback pada tahun 2025. Insiden yang menimpa Suga terjadi saat ia sedang menjalani wajib militer .
Suga (lahir 1993) adalah rapper dari grup musik global Korea, BTS. Selain kesuksesannya yang luar biasa bersama BTS, Suga juga memiliki karier pribadi yang mengesankan.
Saat bekerja solo, Suga menjadi duta NBA dan duta global untuk merek fesyen Valentino.
Sebelum mendaftar, Suga menggelar serangkaian konser yang cukup sukses bernama Suga/AgustD dan meraup 57,2 juta USD dengan 320.000 tiket terjual untuk 28 pertunjukan.
Turnya menjadi tur terlaris dalam sejarah musik Korea untuk artis solo.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giai-tri/thanh-vien-bts-bi-xoa-mat-tren-truyen-hinh-bi-phat-hon-450-trieu-dong-20240913092313499.htm
Komentar (0)