Kehadiran Charlie Puth di Vietnam merupakan bagian dari tur global "The Charlie Live Experience". Pertunjukan di Nha Trang ini merupakan malam pembuka bagi pertunjukan-pertunjukan di Asia, termasuk Vietnam, Hong Kong (Tiongkok), Bangkok (Thailand), Jakarta (Indonesia), Singapura, Tokyo (Jepang), dan Seoul (Korea). Melihat lautan penonton yang antusias dan antusias menyaksikan Charlie Puth tentu saja membuat para penyelenggara acara bersemangat. Karena inilah premis untuk membuka bisnis pertunjukan langsung penyanyi asing di panggung Vietnam.
Bisnis semacam ini memang potensial. Buktinya, banyak penggemar Vietnam yang "berburu" tiket untuk menyaksikan idola mereka, Taylor Swift, meskipun konser langsungnya "The Eras Tour" berlangsung di Singapura. Dengan harga tiket berkisar antara 1,8 juta hingga 6 juta VND, penggemar Taylor Swift bisa mendengarkan 44 lagu. Tentu saja, selain harga tiket, penggemar Vietnam juga harus merogoh kocek untuk perjalanan ke Singapura. Namun, penggemar penyanyi wanita ini selalu siap mendukung, karena selain menghadiri konser, perjalanan ini juga dianggap sebagai kegiatan liburan—tren tur terkait acara saat ini sedang digemari banyak orang.
Yang paling seru akhir-akhir ini adalah pencarian tiket konser "Born Pink World Tour" dari band Korea Blackpink yang berlangsung di Hanoi . Harga tiket berkisar antara 3 juta hingga 9,8 juta VND/tiket, membuat banyak orang pusing. Namun, demam perburuan tiket terus berlanjut dan pasar transfer tiket sama serunya dengan pertunjukan langsung "The Eras Tour".
Charlie Puth di atas panggung di acara “8Wonder” di Nha Trang pada 22 Juli. Foto: CTV
Gambaran demam tiket ini juga sebagian menegaskan bahwa permintaan untuk mendengarkan, menonton, dan merasakan penonton Vietnam semakin meningkat. Menghabiskan banyak uang untuk membeli tiket memang wajar, tetapi yang terpenting adalah penonton saat ini ingin merasakan kualitas yang sesungguhnya.
Saat ini, perkembangan platform musik berbayar, pertunjukan yang selalu ramai, album fisik seperti piringan hitam, CD, kaset... yang terus terjual habis dalam waktu singkat menunjukkan bahwa generasi muda semakin sadar dan akrab dengan penghormatan terhadap hak cipta. Kesadaran ini menjadi dasar bagi pembangunan industri musik yang utuh. Hal ini juga menjadi dasar bagi bintang-bintang asing untuk mempertimbangkan datang ke Vietnam untuk tampil, alih-alih ketakutan di masa lalu.
Membawa bintang-bintang asing ke panggung Vietnam tentu tidak mudah karena terkendala berbagai persyaratan dan ketentuan dari mitra. Namun, antusiasme penonton dan keinginan untuk merasakan pengalaman berharga dengan membeli tiket jelas menunjukkan bahwa model bisnis "bintang musik" menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah periode penurunan yang panjang. Sejauh mana hal ini dapat berlanjut masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab. Namun, peristiwa-peristiwa ini telah membawa banyak harapan bagi perkembangan musik Vietnam yang lebih pesat.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/van-nghe/thay-gi-tu-hien-tuong-chay-ve-cua-sao-ngoai-20230724205947609.htm
Komentar (0)