Pada tanggal 29 Maret, Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa, menurut pembaruan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), varian SARS-CoV-2 BA.3.2 sekarang diklasifikasikan sebagai varian yang sedang dipantau. WHO menilai risiko varian ini terhadap kesehatan masyarakat rendah dibandingkan dengan strain Omicron yang saat ini beredar.

Varian Covid-19 baru BA.3.2, juga dikenal sebagai varian “Cicada”, adalah subtipe dari varian Omicron yang sedang dipantau penularannya.
FOTO: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Hanoi
Menurut WHO, varian BA.3.2 pertama kali tercatat di Afrika Selatan pada 22 November 2024. Data yang tersedia menunjukkan bahwa BA.3.2 menunjukkan beberapa perubahan dalam sifat antigenik dan penghindaran kekebalan dalam kondisi laboratorium. Namun, hingga saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa varian ini meningkatkan keparahan penyakit, rawat inap, atau angka kematian. WHO juga menyatakan bahwa vaksin COVID-19 saat ini tetap efektif dalam mencegah perkembangan penyakit yang parah dan kematian.
Kementerian Kesehatan terus memantau secara cermat perkembangan epidemi dan varian yang beredar di seluruh dunia, sekaligus mengarahkan sistem kesehatan preventif, fasilitas medis, dan unit terkait untuk mempertahankan pengawasan, deteksi dini, penilaian risiko, dan kesiapan untuk merespons bila diperlukan.
Kementerian Kesehatan menyarankan masyarakat untuk tidak panik tetapi juga tidak lengah; secara proaktif memantau kesehatan mereka, mempraktikkan kebersihan pribadi yang baik, dan pergi ke fasilitas medis ketika muncul gejala yang mencurigakan, terutama bagi lansia, orang dengan penyakit penyerta, wanita hamil, dan kelompok berisiko tinggi lainnya.
Perhatikan tanda-tanda penyakit pernapasan yang memerlukan rawat inap.
Menurut CDC Hanoi , para ahli kesehatan mengatakan bahwa BA.3.2 adalah sub-varian dari garis keturunan Omicron SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, dan sedang dipantau melalui sistem pengawasan epidemiologi untuk potensi penyebarannya.
Studi awal menunjukkan bahwa BA.3.2 membawa banyak mutasi pada protein spike, struktur yang membantu virus menempel dan memasuki sel manusia. Saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa varian BA.3.2 menyebabkan penyakit yang lebih parah daripada varian sebelumnya. Otoritas kesehatan di seluruh dunia terus memantau dan mengevaluasi situasi untuk memberikan rekomendasi yang tepat.
Meskipun demikian, SARS-CoV-2 masih beredar dan varian baru kemungkinan akan muncul. Oleh karena itu, menjaga langkah-langkah pencegahan penyakit di masyarakat sangat penting, terutama di tempat-tempat ramai dan lingkungan tertutup seperti sekolah dan fasilitas kesehatan.
Para ahli kesehatan meyakini bahwa kemunculan varian baru merupakan proses evolusi alami virus. Oleh karena itu, menjaga sistem pengawasan epidemiologi dan meningkatkan kesadaran akan pencegahan penyakit di masyarakat memainkan peran penting dan krusial.
Untuk mencegah penyebaran penyakit secara proaktif, sektor kesehatan merekomendasikan agar masyarakat terus menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti: mengenakan masker saat pergi ke fasilitas medis, tempat ramai, atau ruang tertutup; khususnya, mereka yang memiliki gejala seperti batuk, demam, atau infeksi saluran pernapasan harus proaktif mengenakan masker untuk membatasi penyebaran infeksi kepada orang-orang di sekitarnya. Selain itu, disinfeksi harus dilakukan secara teratur melalui mencuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan, dan membersihkan permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja, telepon, dan perangkat pribadi.
Orang-orang harus proaktif memantau kesehatan mereka dan membatasi kontak dengan orang lain jika mereka mencurigai diri mereka mengidap penyakit tersebut. Pada kasus ringan, mereka harus beristirahat, menjaga hidrasi, dan mengobati gejala sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Jika muncul gejala parah seperti demam tinggi, sesak napas, atau nyeri dada, mereka harus menghubungi fasilitas medis untuk pemeriksaan dan pengobatan segera.
Sumber: https://thanhnien.vn/theo-doi-bien-the-sars-cov-2-ba32-185260329161624386.htm






Komentar (0)