Sekolah akan mengumumkan nilai penerimaan universitas tahun 2025 sebelum pukul 17.00 pada tanggal 22 Agustus. (Sumber: VGP) |
Masa tunggu skor acuan dapat menjadi sumber kecemasan bagi banyak kandidat. Menurut para ahli penerimaan mahasiswa baru, hal terpenting adalah mahasiswa tetap tenang dan proaktif mencari informasi melalui jalur resmi. Banyak informasi yang tidak akurat tentang skor acuan dapat muncul di media sosial, yang menyebabkan kebingungan yang tidak perlu.
Calon mahasiswa perlu mengetahui bahwa, sesuai peraturan, universitas akan mengumumkan nilai acuan sebelum pukul 17.00 pada tanggal 22 Agustus. Calon mahasiswa perlu mengakses situs web resmi universitas atau Portal Informasi Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk mendapatkan informasi yang paling akurat. Selama periode ini, tinjau kembali daftar keinginan Anda dan persiapkan diri Anda untuk semua hasil. Jika hasilnya tidak sesuai harapan, Anda perlu memiliki rencana cadangan seperti penerimaan tambahan atau jurusan lain.
Setelah skor acuan diumumkan, hal pertama dan terpenting yang harus dilakukan oleh kandidat yang lolos adalah mengonfirmasi penerimaan mereka secara daring di sistem Kementerian Pendidikan dan Pelatihan. Ini merupakan langkah wajib untuk mempertahankan peluang penerimaan mereka. Sesuai peraturan, kandidat harus menyelesaikan proses ini sebelum pukul 17.00 pada tanggal 30 Agustus. Setelah batas waktu ini, jika kandidat tidak mengonfirmasi, mereka dianggap telah menolak kesempatan mereka.
Perlu dicatat bahwa, menurut para ahli penerimaan, kandidat hanya dapat mengonfirmasi penerimaan di satu-satunya sekolah yang mereka inginkan. Setelah konfirmasi, mereka tidak akan dapat mendaftar ke sekolah lain (kecuali dalam beberapa kasus khusus). Oleh karena itu, konfirmasi harus dipertimbangkan dengan cermat untuk menghindari penyesalan.
Setelah mengonfirmasi penerimaan daring, kandidat perlu secara proaktif mempersiapkan dokumen dan biaya sesuai persyaratan masing-masing universitas. Persiapan awal akan membantu mahasiswa menghemat waktu dan menghindari sikap pasif dalam menyelesaikan prosedur penerimaan. Kunjungi situs web universitas tempat Anda diterima secara proaktif untuk melihat daftar dokumen lengkap.
Beberapa dokumen dasar biasanya meliputi: Surat keterangan penerimaan (asli), transkrip dan ijazah SMA (salinan yang dilegalisir), KTP (salinan yang dilegalisir), akta kelahiran, dan dokumen prioritas (jika ada). Selain itu, pahami dengan jelas biaya-biaya yang perlu dibayarkan seperti biaya kuliah semester pertama, biaya pendaftaran, biaya asuransi kesehatan , dan sebagainya agar persiapan keuangan Anda matang.
Memahami dan mempersiapkan informasi ini sebelumnya tidak hanya membantu kandidat merasa lebih percaya diri, tetapi juga memastikan proses penerimaan berjalan lancar, membuka perjalanan baru dan menjanjikan.
Hingga 28 Juli, batas waktu pendaftaran di sistem Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, tercatat 849.544 calon mahasiswa telah mendaftar untuk penerimaan tahun 2025, atau sebesar 73,23%. Dengan demikian, lebih dari 310.400 calon mahasiswa tidak mendaftar untuk penerimaan universitas dan perguruan tinggi pada tahun 2025. Menurut statistik Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, jumlah total pendaftar universitas dan perguruan tinggi pada tahun 2025 adalah 7.615.560. Dengan demikian, setiap calon mahasiswa rata-rata mendaftarkan sekitar 9 pendaftar. Bapak Nguyen Tien Thao, Direktur Departemen Pendidikan Tinggi (Kementerian Pendidikan dan Pelatihan), menegaskan: Sistem pendukung penerimaan Kementerian memastikan bahwa setiap kandidat hanya memenuhi persyaratan tertinggi yang terdaftar. Jika persyaratan tersebut tidak terpenuhi, sistem akan mempertimbangkan persyaratan berikutnya. Fitur baru yang menonjol dari penerimaan universitas dan perguruan tinggi tahun 2025 adalah tidak akan ada lagi proses penerimaan awal. Semua aplikasi, baik yang berbasis nilai ujian kelulusan SMA maupun kombinasi keduanya, akan diproses secara bersamaan di sistem. Inilah sebabnya para ahli dan pendidik selalu mengingatkan para kandidat untuk memperhatikan urutan aplikasi mereka, karena hal ini secara langsung memengaruhi peluang penerimaan mereka. Para ahli tetap menyarankan agar para kandidat memantau informasi dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan serta sekolah-sekolah secara saksama selama periode penyaringan virtual. Meskipun sistem tidak mengizinkan perubahan preferensi saat ini, memahami prosesnya akan membantu para kandidat menghindari kesalahpahaman atau kekhawatiran yang tidak perlu. Setelah menyelesaikan proses penyaringan virtual, kandidat perlu memeriksa dengan cermat data pribadi, jurusan, nilai acuan, dan persyaratan penerimaan; menyelesaikan konfirmasi penerimaan pada sistem tepat waktu; secara teratur memantau pemberitahuan dari sekolah tentang jadwal penerimaan dan dokumen yang diperlukan. Setelah putaran pertama, mulai 1 September, sekolah akan membuka putaran penerimaan tambahan, yang berlangsung hingga akhir Desember 2025. Namun, hanya kandidat yang belum mengonfirmasi penerimaan yang dapat berpartisipasi dalam putaran ini. Jika telah terkonfirmasi, kandidat tidak dapat mengundurkan diri untuk penerimaan selanjutnya, kecuali jika sekolah menyetujui pengunduran diri mereka karena alasan khusus. Para ahli memperingatkan bahwa banyak kandidat, setelah diterima, merasa jurusan mereka tidak cocok, tetapi tidak mengantisipasi bahwa mereka tidak akan dipertimbangkan untuk studi lanjutan. Oleh karena itu, mereka harus mempertimbangkan dengan cermat sebelum mengonfirmasi penerimaan mereka. |
Sumber: https://baoquocte.vn/thi-sinh-can-chuan-bi-gi-khi-biet-diem-chuan-dai-hoc-2025-324587.html
Komentar (0)