Ta Xua di distrik Bac Yen (provinsi Son La ) dianggap sebagai surga virtual, tujuan ideal bagi wisatawan yang ingin mencari tempat sementara jauh dari hiruk pikuk kota.
Layanan akomodasi di Ta Xua sebagian besar berupa motel dan homestay. Foto: Khuong Minh Ta Xua terletak di perbatasan antara Provinsi Yen Bai dan Son La, sekitar 200 km dari Hanoi. Ta Xua sungguh menawan dengan hamparan awan yang bergulung-gulung dan lembah-lembah hijau yang luas. Duduk di Ta Xua di pagi hari, menikmati kopi dan mengamati awan adalah pengalaman yang dinikmati banyak orang. Foto: Le Thuy Waktu terbaik untuk mengunjungi Ta Xua adalah dari Desember hingga Maret tahun berikutnya. Pada musim inilah wisatawan dapat dengan mudah melihat lautan awan putih. Lautan awan ini panjang, padat, dan berlapis-lapis. Namun, di luar musim berburu awan, Ta Xua di musim panas atau gugur memiliki pemandangan dan pengalaman uniknya sendiri. Foto: Khuong Minh Alam Ta Xua masih asli. Dari akhir musim semi hingga awal musim panas, pepohonan mulai berbuah. Foto: Khuong Minh Suasana pedesaan yang damai di sebuah homestay di Ta Xua. Foto: Khuong Minh Kabut dan awan juga bergantung pada kelembapan udara. Dari September hingga Maret, kelembapannya tinggi, sehingga peluang melihat awan yang indah lebih tinggi daripada di musim panas. Para backpacker berpengalaman saling menyarankan untuk berburu awan setelah hari-hari yang diperkirakan tidak akan hujan lagi dan cuaca cerah. Foto: Khuong Minh Tempat yang tak boleh dilewatkan saat mengunjungi Ta Xua adalah pohon kesepian. Pohon kesepian Ta Xua adalah pohon hawthorn kuno yang tumbuh di lereng bukit. Pohon ini dikenal sebagai "simbol Ta Xua". Saat kabut menyelimuti, pohon kesepian ini tampak mengapung di tengah lautan awan, menciptakan suasana yang indah dan romantis. Foto: Khuong Minh Lautan awan di Ta Xua dapat muncul sesaat, atau bertahan lama, tergantung ketebalan awan. Foto: Khuong Minh Perburuan awan yang sukses sebagian berkat keberuntungan, sebagian lagi berkat pengalaman. Foto: Khuong Minh
Komentar (0)