Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez meninjau Garda Kehormatan Tentara Rakyat Vietnam. (Foto: Duong Giang/VNA)
Selama kunjungan bersejarahnya ke Hanoi dari tanggal 8-10 April, perjalanan tersebut menandai pertama kalinya seorang Perdana Menteri Spanyol menginjakkan kaki di Vietnam sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik pada tahun 1977, Perdana Menteri Pedro Sánchez memiliki perasaan dan penilaian yang mendalam tentang posisi internasional Vietnam.
Kantor berita Spanyol, Europa Press, mengutip Perdana Menteri Sánchez yang menekankan bahwa Vietnam adalah kekuatan di Asia, dengan peran yang semakin kuat di kancah internasional. Lima puluh tahun setelah pembebasan Korea Selatan dan reunifikasi nasional, Vietnam telah mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kuat, dengan rata-rata sekitar 6% per tahun selama dua dekade terakhir. Menurut pemimpin Spanyol tersebut, angka ini sangat mengesankan.
Menurut Europa Press, pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Pham Minh Chinh, Tn. Sánchez menegaskan bahwa Spanyol dan Uni Eropa (UE) berkomitmen untuk mengejar sistem perdagangan internasional berbasis aturan, mendukung liberalisasi perdagangan dan keterbukaan ekonomi.
Tn. Sánchez mengatakan Spanyol sedang membangun strategi kebijakan luar negeri baru untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara yang dinamis dan penting seperti Vietnam.
Kunjungan tersebut membuahkan hasil nyata karena kedua belah pihak menandatangani serangkaian dokumen penting, yang membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi. Yang paling menonjol adalah Pernyataan Bersama tentang peningkatan hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, sebuah langkah penting setelah 47 tahun kerja sama. Perjanjian-perjanjian yang menyertainya, yang mencakup berbagai hal mulai dari ketahanan pangan, konsultasi politik, hingga diplomasi, menguraikan gambaran kerja sama multifaset dalam dekade mendatang.
Secara khusus, protokol keuangan baru mengenai pembangunan infrastruktur diharapkan akan membuka peluang bagi bisnis Spanyol untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek utama di Vietnam.
Dengan visi jangka panjang, Madrid sedang membangun strategi menuju Asia Tenggara, di mana Vietnam diidentifikasi sebagai mitra utama dalam kebijakan luar negeri UE di Indo-Pasifik.
Perdana Menteri Spanyol menyampaikan keinginannya untuk memperkuat kerja sama dengan Vietnam di forum multilateral dan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Vietnam yang kuat merupakan contoh positif bagi masyarakat internasional dalam perlombaan menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
(Vietnam+)
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/thu-tuong-tay-ban-nha-pedro-sanchez-danh-gia-cao-vi-the-cua-viet-nam-post1026899.vnp
Komentar (0)