Kantor berita Rusia TASS melaporkan pada 1 September bahwa tim pencari tidak menemukan korban selamat di reruntuhan helikopter Rusia yang membawa 22 orang yang jatuh di Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh.
Gambar helikopter Mi-8T milik Kementerian Situasi Darurat Rusia, jenis yang sama dengan helikopter Rusia yang jatuh pada 31 Agustus dan menewaskan 22 orang. (Sumber: ROSTEC) |
Helikopter Mi-8T lepas landas dari pangkalan dekat gunung berapi Vachkazhets di Semenanjung Kamchatka, sekitar 7.100 km di timur Moskow, ketika dilanda badai pada akhir pekan, disertai angin kencang dan hujan, tetapi tidak jelas apakah itu penyebab kecelakaan.
Sebelumnya, kantor berita Interfax pada 31 Agustus mengutip data awal dari Badan Transportasi Udara Rusia yang menunjukkan bahwa sebuah helikopter Rusia yang membawa 3 awak dan 19 penumpang hilang di Semenanjung Kamchatka di Timur Jauh.
Helikopter Mi-8T Rusia lepas landas dari pangkalan di dekat gunung berapi Vachkazhets. Awaknya tidak melapor sesuai jadwal pada pukul 04.00 GMT (11.00 waktu Hanoi di hari yang sama).
"Helikopter Mi-8 milik maskapai Vityaz-Aero tidak mencapai lokasi pendaratan," kata badan tanggap darurat setempat pada 31 Agustus. "Mi-8 lepas landas dari area gunung berapi Vachkazhets menuju Desa Nikolaevka, Distrik Yelizovsky, dengan jarak tempuh 25 km."
Media Rusia melaporkan bahwa Mi-8 lepas landas pada pukul 4:10 sore waktu setempat (11:10 pagi waktu Hanoi), kehilangan kontak dan menghilang dari layar radar lima menit kemudian.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/tim-thay-truc-thang-nga-mat-tich-o-vien-dong-khong-ai-song-sot-284688.html
Komentar (0)