(CLO) Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah berbicara dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping sejak menjabat pada 20 Januari, tetapi tidak memberikan rincian tentang isi percakapan tersebut.
Dalam wawancara yang disiarkan di Fox News pada 10 Februari, ketika ditanya apakah ia telah menghubungi Xi sejak pelantikannya, Trump menjawab: "Ya... saya telah berbicara dengannya dan juga dengan rekan-rekannya."
Bapak Xi Jinping dan Bapak Donald Trump. Foto: X
"Kami memiliki hubungan pribadi yang sangat baik," tegasnya. Namun, Presiden Trump tidak mengungkapkan waktu spesifik panggilan telepon tersebut atau isi pembicaraan.
Pekan lalu, Trump mengatakan ia tidak terburu-buru berbicara dengan Xi untuk mencoba meredakan perang dagang baru antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Percakapan antara kedua pemimpin tersebut dipandang krusial bagi kemungkinan pelonggaran atau penundaan tarif perdagangan. Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri Tiongkok tidak segera menanggapi permintaan komentar atas wawancara tersebut.
Sebelum pelantikannya pada bulan Januari, Bapak Trump dan Bapak Xi berbicara melalui telepon, membahas isu-isu seperti TikTok, perdagangan, dan Taiwan. Tiongkok baru-baru ini mengenakan tarif pada beberapa impor dari Amerika Serikat, setelah Bapak Trump mengumumkan pajak tambahan sebesar 10% untuk beberapa produk yang diimpor dari Tiongkok. Hubungan antara Washington dan Beijing telah tegang selama bertahun-tahun, dengan perselisihan mengenai tarif perdagangan, keamanan siber, dan lainnya.
Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok menunjukkan tanda-tanda memanas, dengan kemungkinan kedua negara akan terus saling membalas secara ekonomi di masa mendatang. Para ahli mengatakan bahwa dialog apa pun antara Trump dan Xi dapat berdampak langsung pada pasar keuangan global.
Cao Phong (menurut Reuters, CNN, BBC)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/tong-thong-my-cho-biet-da-noi-chuyen-voi-chu-tich-trung-quoc-sau-khi-nham-chuc-post333971.html
Komentar (0)