1. Kue kacang hijau Hoi An
Kue kacang hijau Hoi An (Sumber foto: Dikumpulkan)
Berbeda dengan versi tradisional Hai Duong , kue kacang hijau Hoi An berkesan karena bentuknya yang bulat dan indah, kulitnya yang tipis dan lembut, serta aroma minyak pisang yang khas. Isian kue ini terbuat dari kacang hijau yang dihaluskan, direbus merata dengan gula dan vanili, menciptakan rasa manis dan sedikit berlemak tanpa rasa berminyak.
Yang membuat kue ini menjadi hidangan khas Hoi An yang unik adalah variasi isiannya yang asin – isian daging berlemak yang kaya, memadukan rasa asin, manis, dan berlemak yang jarang ditemukan di tempat lain. Kue ini biasanya dibungkus dengan plastik warna-warni, dikemas dalam nampan kecil – sangat praktis untuk dibeli sebagai oleh-oleh setelah perjalanan .
2. Kue
Kue beras Hoi An (Sumber foto: Dikumpulkan)
Banh To adalah kue tradisional yang wajib ada selama perayaan Tet tradisional masyarakat Quang Nam , terutama populer di kota kuno Hoi An. Kue ini terbuat dari beras ketan yang lezat, molase, dan jahe segar yang dihaluskan, kemudian dikukus selama berjam-jam hingga teksturnya lembut alami dan berwarna cokelat mengkilap yang khas.
Biasanya, Banh To dibungkus dengan daun pisang hijau, berbentuk bulat penuh, melambangkan kelimpahan dan reuni. Saat menikmatinya, orang-orang sering memanggang atau menggorengnya sebentar agar lapisan luarnya renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan manis, dengan aroma jahe yang hangat dan pedas. Tak hanya mengingatkan pada cita rasa Tet kuno, Banh To juga merupakan hidangan khas Hoi An yang kaya akan nilai budaya tradisional, sehingga menarik banyak wisatawan untuk mengunjungi Hoi An.
3. Banh it la gai
Berbicara tentang hidangan khas Hoi An, kita tak bisa melupakan Banh It La Gai – kue tradisional yang kerap hadir dalam acara pernikahan, peringatan kematian, atau perayaan panjang umur warga di sini. Kue ini terbuat dari tepung beras ketan yang dicampur dengan daun Gai yang dihancurkan, menghasilkan warna hitam mengilap yang khas dan aroma yang lembut.
Isinya berupa perpaduan lembut kacang hijau setengah matang dan kelapa parut yang direbus dalam gula, menghasilkan rasa manis dan berlemak khas masakan Hoi An. Setiap kue dibungkus daun pisang dan dikukus. Saat dikupas, aroma ketan, daun rami, dan daun pisang masih terasa.
Banh it la gai bukan hanya makanan lezat khas Hoi An tetapi juga simbol kecerdikan dalam menyiapkan dan melestarikan masakan tradisional masyarakat wilayah Tengah kota kuno tersebut.
4. Kue mangga Hoi An
Kue mangga Hoi An (Sumber foto: Dikumpulkan)
Meskipun disebut "kue mangga", bahan-bahan yang digunakan sama sekali tidak ada hubungannya dengan mangga. Sebaliknya, kulit kuenya terbuat dari beras ketan sangrai yang digiling halus, sehingga menghasilkan tekstur lembut yang khas. Di dalamnya terdapat isian kacang tanah yang dihaluskan, dicampur dengan gula dan wijen sangrai yang harum. Kue ini berbentuk bulat dan pipih, dengan lapisan luar berwarna putih gading yang ditekan tipis, sehingga tampak sangat menarik perhatian.
Kue mangga telah lama menjadi camilan yang identik dengan kenangan masa kecil berbagai generasi masyarakat Hoi An. Kini, kue tradisional ini masih banyak dijual di pasar-pasar lokal atau toko permen Hoi An, pilihan tepat bagi wisatawan yang mencari hidangan khas Hoi An yang lezat sekaligus kaya akan makna budaya. Kue ini juga merupakan suvenir sederhana namun bermakna dari tanah warisan.
5. Kue Phu
Kue Phu – juga dikenal sebagai kue su se – bukanlah hidangan yang hanya tersedia di Hoi An, tetapi berkat sentuhan tangan terampil penduduk kota tua, kue ini memiliki cita rasa yang sangat unik. Kulit kue yang bening, ringan, dan kenyal terbuat dari tepung tapioka yang dicampur dengan air bunga jeruk bali, menciptakan lapisan luar yang tipis namun lembut. Isian di dalamnya adalah campuran kacang hijau manis dan kelapa parut, yang kaya akan lemak dan kaya rasa.
Keunikan kue ini terletak pada cara pembungkusannya: setiap kue dibungkus dengan dong atau daun kelapa, membentuk persegi kecil, dan diikat dengan benang merah yang melambangkan kebahagiaan kedua mempelai. Tak hanya menjadi hidangan lezat khas kota tua, hidangan khas Hoi An ini juga merupakan simbol budaya dalam upacara pernikahan tradisional, yang mengekspresikan keindahan anggun dan semangat kesetiaan masyarakat Vietnam.
Menikmati kue-kue pedesaan di Hoi An adalah cara yang tepat untuk merasakan kecanggihan kuliner di sini. Jika Anda berkesempatan mengunjungi kota kuno ini, jangan lupa untuk mencoba membawa pulang beberapa kue khas sebagai oleh-oleh untuk kerabat.
Sumber: https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/mon-banh-dac-san-hoi-an-v17590.aspx
Komentar (0)