Keputusan baru tentang pengelolaan dan penggunaan gedung apartemen di Kota Ho Chi Minh secara jelas mendefinisikan area parkir di gedung apartemen dan peraturan terkait pemanfaatan area umum di gedung apartemen.
Keputusan No. 26 dengan jelas menyatakan bahwa ketika menyerahkan dokumen dan area umum gedung apartemen, investor bertanggung jawab untuk membuat dan menyerahkan gambar area parkir - Foto: NGOC HIEN
Dalam Keputusan No. 26 tentang pengelolaan dan penggunaan gedung apartemen di Kota Ho Chi Minh yang baru saja dikeluarkan, Kota Ho Chi Minh menetapkan bahwa Saat menyerahkan dokumen dan area umum gedung apartemen, investor bertanggung jawab untuk membuat dan menyerahkan gambar area parkir.
Investor harus menyerahkan gambar rencana area parkir di gedung apartemen.
Di dalamnya, menetapkan secara jelas area parkir bagi pemilik dan pengguna gedung apartemen, termasuk tempat parkir milik bersama, tempat parkir mobil, dan area parkir umum.
Kepemilikan tempat parkir pada bangunan rumah susun ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, berdasarkan perjanjian jual beli rumah susun, perjanjian sewa beli, atau perjanjian tersendiri, dan dalam penandatanganan perjanjian jual beli tersebut para pihak harus memenuhi ketentuan dan syarat-syarat penandatanganan perjanjian perdata.
Terkait pemanfaatan ruang bersama pada gedung apartemen, Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh menetapkan bahwa pemanfaatan ruang bersama pada gedung apartemen harus diputuskan oleh musyawarah gedung apartemen, meliputi persetujuan isi mengenai jenis layanan yang akan dieksploitasi, lokasi dan luas eksploitasi, jangka waktu eksploitasi, harga awal atau harga tercantum, serta biaya yang wajar dan sah (jika ada).
Hasil usaha pemanfaatan ruang bersama pada gedung apartemen, setelah dikurangi biaya-biaya yang wajar dan sah, disetorkan ke dalam rekening dana pemeliharaan dan dipergunakan untuk memelihara ruang bersama pada gedung apartemen.
Selain itu, keputusan ini juga mengatur ketentuan mengenai penyelenggaraan usaha jasa dan komersial pada bangunan rumah susun, yang merupakan bangunan rumah susun dengan fungsi serbaguna, meliputi kawasan fungsional perkantoran, jasa, dan usaha komersial.
Sewa apartemen harus ada kontrak
Mengenai pengelolaan kegiatan pemanfaatan apartemen yang digunakan sebagai fasilitas akomodasi wisata di gedung apartemen, Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh menetapkan bahwa ketentuan pemanfaatan apartemen sebagai layanan akomodasi wisata di gedung apartemen harus memenuhi ketentuan berikut:
Harus berupa rumah susun yang digunakan sebagai sarana akomodasi wisata pada bangunan rumah susun serba guna (selanjutnya disebut rumah susun wisata); badan usaha dan perseorangan yang bergerak di bidang penyediaan akomodasi wisata; rumah susun wisata harus memenuhi persyaratan dan standar sesuai peraturan perundang-undangan di bidang kepariwisataan; wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang penanaman modal dan bidang usaha bersyarat.
Terkait pengelolaan kegiatan penyewaan apartemen, Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh menetapkan bahwa penyewaan apartemen di gedung apartemen harus memastikan tujuan penggunaan yang benar untuk tempat tinggal, dan sama sekali tidak menggunakan apartemen untuk tujuan selain tempat tinggal.
Penyewaan apartemen di gedung apartemen harus memiliki kontrak yang ditandatangani antara pemilik apartemen dan orang yang ingin menyewa apartemen (kontrak sewa apartemen tidak harus diaktakan atau disertifikasi).
Badan pengelola rumah susun dan unit pengelola operasi rumah susun berdasarkan perjanjian sewa-menyewa, wajib mewajibkan kepada pengguna rumah susun untuk menaati ketentuan dan peraturan perundang-undangan di bidang pengelolaan dan pemanfaatan rumah susun, guna menjamin keamanan dan ketertiban rumah susun dan mencegah timbulnya gangguan terhadap penghuni rumah susun.
[iklan_2]
Source: https://tuoitre.vn/tp-hcm-co-quy-dinh-moi-ve-noi-de-xe-dieu-kien-kinh-doanh-luu-tru-trong-chung-cu-2025030312174872.htm
Komentar (0)