Pada sore hari tanggal 22 Oktober, Bapak Bui Xuan Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, memimpin konferensi pers untuk mengumumkan keputusan terkait penyesuaian harga tanah di wilayah tersebut. Dalam konferensi pers tersebut, para reporter Dan Tri mengajukan pertanyaan kepada para pemimpin kota dan dinas-dinas terkait dampak penyesuaian harga tanah terhadap warga yang tanahnya sedang dalam proses perencanaan.
Secara khusus, masyarakat dengan lahan perencanaan yang "ditangguhkan" tidak dapat memisahkan bidang tanah atau mengubah tujuan penggunaan lahan untuk jangka waktu yang lama. Jika daftar harga tanah yang disesuaikan diterapkan, mereka mungkin terus menderita kerugian karena membayar biaya penggunaan lahan yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya ketika penangguhan perencanaan dicabut.
Bapak Nguyen Toan Thang, Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kota Ho Chi Minh, menjawab pertanyaan pada konferensi pers (Foto: Q.Huy).
Menanggapi pertanyaan di atas, Bapak Nguyen Toan Thang, Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (DONRE) Kota Ho Chi Minh, mengatakan bahwa ketika mengesahkan Undang-Undang Pertanahan 2024, Pemerintah juga telah mengeluarkan keputusan tentang pembebasan dan pengurangan sewa tanah serta biaya penggunaan tanah. Mengenai hal ini, provinsi-provinsi akan memberikan masukan dan proposal yang sesuai berdasarkan praktik, termasuk mempertimbangkan penyelesaian manfaat bagi masyarakat yang memiliki tanah di wilayah perencanaan.
"Terkait dengan keputusan ini, pemerintah kota pasti akan memberikan masukan agar masyarakat tidak terlalu dirugikan, demi tercapainya kebutuhan dan kepentingan yang sah," tegas Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kota Ho Chi Minh.
Kepala Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kota Ho Chi Minh juga menyatakan bahwa perencanaan daerah dapat dilaksanakan secara perlahan tetapi harus layak. Perencanaan daerah bertujuan untuk melayani pembangunan sosial -ekonomi serta masyarakat dan rakyat.
"Dalam proses penyusunan keputusan tentang pembebasan dan pengurangan sewa tanah serta biaya penggunaan lahan, Pemerintah akan mengirimkan surat resmi kepada pemerintah daerah untuk memberikan masukan berdasarkan situasi aktual. Hingga saat ini, Kota Ho Chi Minh belum menerima informasi tersebut, sehingga belum memungkinkan untuk memvisualisasikan rancangan keputusan tersebut guna memberikan masukan spesifik saat ini," ujar Direktur Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kota Ho Chi Minh.
Dalam konferensi pers, Bapak Bui Xuan Cuong mengatakan bahwa dalam 3 bulan terakhir, Kota Ho Chi Minh telah menyusun dan menerbitkan daftar harga tanah yang telah disesuaikan berdasarkan kehati-hatian, ketelitian, serta mendengarkan dan menerima pendapat semua pihak. Semangat umum penyesuaian daftar harga tanah adalah agar sesuai dengan kenyataan, meminimalkan dampak terhadap hak dan kepentingan hukum masyarakat dan pelaku usaha.
Bapak Bui Xuan Cuong, Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh, memimpin konferensi pers (Foto: Q.Huy).
Pada pagi yang sama, Komite Rakyat Kota Ho Chi Minh mengeluarkan keputusan untuk mengubah dan melengkapi Keputusan No. 02 Komite Rakyat Kota yang mengatur daftar harga tanah di wilayah tersebut. Daftar harga tanah Kota Ho Chi Minh yang telah disesuaikan akan berlaku mulai 31 Oktober hingga 31 Desember 2025.
Untuk tanah perumahan, harga tanah tertinggi di jalan Nguyen Hue, Le Loi, dan Dong Khoi di Distrik 1 mencapai 687,2 juta VND/m2, lebih tinggi 4 kali lipat dari daftar harga sebelumnya (162 juta VND/m2), namun mengalami penurunan dibandingkan rancangan daftar harga tanah sebelumnya sebesar 810 juta VND/m2.
Harga beberapa rute tetangga seperti: Dong Du adalah 409 juta VND/m2, rute Hai Ba Trung (tergantung pada bagiannya) adalah 350-450 juta VND/m2, jalan Ton Duc Thang (bagian dari Alun-Alun Me Linh hingga jembatan Nguyen Tat Thanh) adalah 447 juta VND/m2.
Di Distrik 3, seluruh jalan Nam Ky Khoi Nghia, Hai Ba Trung, Nguyen Thi Minh Khai, dan Cong Truong Quoc Te diperkirakan memiliki harga tanah baru tertinggi yakni 305-340 juta VND/m2.
Salah satu isu yang menjadi perhatian publik akhir-akhir ini adalah kenaikan harga tanah yang berlebihan di wilayah pinggiran kota dan distrik-distrik pinggiran kota dalam draf daftar harga tanah yang telah disesuaikan sebelumnya. Dalam draf terbaru, harga tanah di wilayah-wilayah ini telah menurun secara signifikan.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/bat-dong-san/tphcm-se-gop-y-de-giai-quyet-quyen-loi-nguoi-dan-co-dat-trong-quy-hoach-20241022154403083.htm
Komentar (0)