Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

“Red Summer Camp”: 10 hari menjelajahi budaya dan sejarah Vietnam dan Tiongkok

Perjalanan 10 hari “Red Summer Study Camp” tidak hanya membantu mahasiswa Vietnam dan Tiongkok lebih memahami sejarah dan budaya revolusioner masing-masing, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat kepercayaan, meningkatkan pertukaran kemanusiaan, dan membuka masa depan kerja sama persahabatan yang langgeng.

Thời ĐạiThời Đại18/08/2025

Dalam rangka memperingati 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Vietnam-Tiongkok dan melaksanakan "Tahun Pertukaran Kemanusiaan Vietnam-Tiongkok" 2025, Universitas Normal Guangxi (Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok) menyelenggarakan program "Perkemahan Studi Musim Panas Merah" dengan tema "Mengikuti jejak leluhur untuk memupuk persahabatan".

Các đại biểu nghe giới thiệu điểm di tích “Cơ quan bí mật của Đảng Cộng sản Việt Nam tại Long Châu”.
Para delegasi mendengarkan pengantar ke situs peninggalan "Badan Rahasia Partai Komunis Vietnam di Long Chau". (Foto: Surat Kabar Cao Bang)

Program ini dihadiri oleh 63 delegasi termasuk guru, siswa dan murid dari berbagai daerah di Vietnam seperti Cao Bang, Quang Ninh, Hanoi, Kota Ho Chi Minh, Hue, Hai Phong, Lang Son, bersama dengan para pemimpin Departemen Pendidikan dan Pelatihan Guangxi (Tiongkok), Dewan Direksi Universitas Normal Guangxi dan Konsulat Jenderal Vietnam di Nanning.

Dalam rangka program tersebut, para delegasi mengunjungi banyak alamat merah yang terkait dengan kegiatan revolusioner Presiden Ho Chi Minh dan para pemimpin revolusioner Vietnam di Guangxi seperti: Rumah Peringatan Paman Ho di Distrik Longzhou, kediaman lama Paman Ho di Kota Liuzhou, lokasi lama Sekolah Duc Tai di Nanning, Rumah Peringatan Sekolah Vietnam, Kantor Angkatan Darat Rute Kedelapan, dan Rumah Sakit Nam Khe Son di Guilin.

Học sinh Việt Nam  tham quan địa điểm cũ Trường Dục Tài tại Nam Ninh.
Siswa-siswi Vietnam mengunjungi bekas lokasi Sekolah Duc Tai di Nanning. (Foto: Surat Kabar Cao Bang)

Delegasi juga berkesempatan mengunjungi fasilitas industri utama, pusat penelitian dan penerapan kecerdasan buatan di Nanning, Liuzhou, serta berbagai situs budaya dan sejarah seperti Jingjiang Wangcheng dan Museum Budaya Guangxi. Kunjungan ini tidak hanya membantu mahasiswa dari kedua negara mempelajari jejak-jejak revolusioner, tetapi juga memperluas wawasan mereka tentang perkembangan modern Guangxi.

"Red Summer Camp" telah menciptakan ruang bagi mahasiswa Vietnam dan Tiongkok untuk belajar, merasakan, dan bertukar pengalaman, sehingga meningkatkan pemahaman, persahabatan, dan kerja sama antara generasi muda kedua negara. Program ini tidak hanya memiliki makna pendidikan yang mendalam, menumbuhkan patriotisme, semangat kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial, tetapi juga berkontribusi dalam membina persahabatan tradisional, terutama antara wilayah perbatasan Vietnam dan Guangxi.

Sumber: https://thoidai.com.vn/trai-he-hoc-tap-do-10-ngay-kham-pha-van-hoa-lich-su-viet-trung-215621.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk