Dengan mengikuti program ini, pengunjung akan berkesempatan untuk belajar tentang kerajinan tradisional seperti pembuatan lentera, tembikar Thanh Ha, dan pertukangan kayu Kim Bong bersama para pengrajin rakyat. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati lagu-lagu rakyat Quang, nyanyian Sac Bua, pertunjukan Ba Trao Cau Ngu, dan permainan rakyat Bai Choi dari Hoi An.
Hidangan tradisional juga diperkenalkan kepada publik melalui cita rasa mi Quang, Cao Lau, Banh Dap, Banh Bong Hong, dll. Selain itu, kegiatan kreatif memahat bambu yang berasal dari pertukangan Kim Bong juga ditampilkan pada kesempatan ini. Semua kegiatan ini akan dilakukan oleh 40 anak Hoi An dalam program tahun ini.
Rasakan nuansa budaya "Hoi An" di Museum Etnologi Vietnam.
Khususnya, tahun ini program ini menghadirkan kegiatan Hoi An Night: Light up the heritage, yang akan dibuka gratis mulai pukul 17.30 hingga 21.00 pada tanggal 8 dan 9 Tet. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjelajahi seni rakyat dan kerajinan tradisional yang berkaitan dengan kota kuno Hoi An. Ruang kota kuno Hoi An direkonstruksi dalam cahaya lentera yang terang, disertai gambar para pengrajin yang membuat tembikar, pertukangan kayu, lentera, dan patung bambu. Bagi yang menyukai kegiatan ini, dapat berpartisipasi dalam permainan petak umpet, permainan kartu, latihan lagu daerah, dan lain-lain.
Selain itu, kaum muda berkesempatan untuk belajar tentang tradisi Tet dan budaya Hoi An dengan dukungan teknologi melalui pengalaman layar interaktif dan kontes menggambar naga untuk menemukan anak-anak naga, dll. Kaum muda akan memiliki foto check-in yang mengesankan di ruang kota kuno Hoi An tepat di jantung kota Hanoi .
Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan perayaan tradisional Tet selalu diselenggarakan selama bertahun-tahun, seperti pelatihan mencetak lukisan Dong Ho oleh para perajin di Bac Ninh , dan pelatihan kaligrafi oleh para guru dari Hanoi. Pertunjukan boneka lucu oleh para perajin dari kelompok boneka Dong Ngu juga ditampilkan pada kesempatan ini. Pengunjung yang gemar melukis berkesempatan untuk membuat set phoenix dari tanah liat, membentuk patung-patung, melukis gambar 12 shio, dan lain-lain.
Selain itu, anak-anak dapat berpartisipasi dalam berbagai permainan rakyat berbagai suku, seperti: lompat karung, angkut beras melintasi jembatan, tarik tambang, jalan egrang, tari naga, tari bambu, lempar con, lempar pao, tolak stik, bulu tangkis, tikar, dan lain-lain di Taman Arsitektur Rakyat. Pengunjung juga berkesempatan menikmati cita rasa kuliner Muong dengan hidangan lokal khas di ruang budaya Muong.
Fitur baru dari program ini adalah penerapan teknologi dalam eksploitasi dan eksplorasi warisan budaya tradisional. Masyarakat berkesempatan untuk berpartisipasi dalam Kado Gembira untuk Menemukan Makna Tet; Tur QR: Temukan Tet Naga di ruang pameran Museum; Kontes Melukis Naga dan Temukan Anak-anak Naga,... Kedua kegiatan ini menerapkan teknologi untuk menciptakan beragam pengalaman interaktif yang menarik minat kaum muda dan mengintegrasikan pengenalan informasi budaya terkait. Dengan demikian, makna warisan budaya disampaikan kepada masyarakat umum dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami. Kegiatan STEM mengajarkan anak-anak cara membuat beberapa mainan yang berkaitan dengan tema Tet untuk mempelajari pengetahuan ilmiah juga diperkenalkan untuk memperkaya pengalaman. Kegiatan-kegiatan ini berkontribusi untuk mendiversifikasi bentuk-bentuk penjangkauan khalayak muda untuk membawa warisan budaya kepada generasi muda.
Kepada pers, Ibu Truong Thi Ngoc Cam, Direktur Pusat Kebudayaan, Olahraga, Radio, dan Televisi Kota Hoi An, mengatakan: “Ini merupakan kesempatan baik bagi masyarakat Hoi An untuk memperkenalkan warisan budaya mereka secara langsung kepada publik di ibu kota. Kami ingin menghargai nilai-nilai warisan budaya lokal sekaligus menciptakan peluang pertukaran dan kerja sama bagi Hoi An. Melalui kegiatan praktis ini, kami akan berkontribusi dalam meneguhkan nilai-nilai kerajinan tangan dan seni rakyat dalam perjalanan Hoi An untuk bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif UNESCO, sekaligus mempromosikan dan memperkenalkan citra Hoi An kepada banyak wisatawan Vietnam dan mancanegara.”
Para perajin memperagakan teknik pembuatan lentera Hoi An.
Dr. Bui Ngoc Quang, Wakil Direktur Museum, mengatakan: "Selain memperkenalkan keindahan Tet tradisional, tahun ini kami menyelenggarakan berbagai kegiatan eksperiensial agar masyarakat memiliki banyak pilihan untuk menjelajahi dan mempelajari warisan budaya. Kolaborasi dengan Hoi An untuk memperkenalkan kerajinan tradisional dan seni rakyat berkontribusi dalam menghormati nilai-nilai budaya di sini dalam perjalanan untuk bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif UNESCO."
Program ini berharap dapat menciptakan taman bermain yang bermanfaat bagi kaum muda, membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang tradisi Tet secara umum dan warisan budaya Hoi An secara khusus. Melalui program ini, kaum muda akan lebih memahami dan menghargai budaya tradisional leluhur mereka serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi dan mempromosikan nilai-nilai warisan dalam masyarakat kontemporer.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)