Kekuatan dari persatuan dan solidaritas
Menanggapi gerakan emulasi "Bergandengan tangan untuk menghilangkan rumah sementara dan bobrok di seluruh negeri pada tahun 2025" yang diluncurkan oleh Perdana Menteri , Sekretariat Persatuan Pemuda Pusat telah mengeluarkan rencana untuk mengerahkan dan mempromosikan pemuda untuk melaksanakan proyek-proyek.
Menurut laporan ringkasan Persatuan Pemuda Pusat, gerakan ini telah diterapkan secara luas sejauh ini, menunjukkan peran perintis generasi ini dalam tugas-tugas jaminan sosial. Pada saat yang sama, ditetapkan bahwa ini adalah proyek pemuda nasional untuk menyambut Kongres Partai di semua tingkatan.
Secara khusus, Persatuan Pemuda di semua tingkatan telah memobilisasi dana lebih dari 350 miliar VND dan menyumbangkan lebih dari 485.700 hari kerja untuk membangun dan memperbaiki rumah. Hasilnya, 14.640 rumah telah didukung (123% lebih tinggi dari target awal).
Untuk mencapai hasil yang mengesankan ini, Persatuan Pemuda Pusat telah menginstruksikan Persatuan Pemuda provinsi dan kota untuk meninjau dan mendata jumlah rumah yang membutuhkan dukungan serta mengembangkan rencana terperinci yang sesuai dengan realitas setempat. Kebijakan "3 mata rantai" (menghubungkan kekuatan, wilayah, dan masyarakat) dianggap sebagai kunci untuk menciptakan kekuatan bersama.
Tim relawan muda telah menyumbangkan hampir setengah juta hari kerja, berpartisipasi langsung dalam tugas-tugas seperti membongkar rumah-rumah tua, menggali fondasi, mengangkut material, dan membantu pekerja konstruksi.
Citra kader, anggota serikat, pemuda, dan prajurit TNI yang tak kenal takut menghadapi kesulitan, membantu warga mengangkut material, membangun atau memperbaiki rumah, kini semakin akrab. Hal ini tak hanya menghemat biaya konstruksi, tetapi juga berkontribusi pada terjalinnya hubungan dan ikatan dengan masyarakat.
Tak hanya meninggalkan kesan akan kekuatan pemuda dalam membangun karya, gerakan ini juga melihat banyak model yang baik dan cara-cara kreatif dalam berkarya, seperti "Setiap anggota memiliki hari kerja", "Tim relawan untuk membersihkan rumah sementara dan bobrok", "Memobilisasi anak-anak yang berprestasi untuk berpartisipasi dalam mendukung pembersihan rumah sementara di kampung halaman mereka", "Hari kerja untuk masyarakat", "Relawan pemuda untuk membangun rumah".

Hasil gerakan ini terlihat jelas di seluruh negeri, dari pegunungan hingga dataran, dari perkotaan hingga pedesaan. Banyak unit telah memberikan kontribusi yang luar biasa. Umumnya, Persatuan Pemuda Militer membantu hingga 3.650 rumah, memobilisasi dana sebesar 188 miliar VND dan 300.000 hari kerja. Persatuan Pemuda Provinsi Phu Tho membantu 3.132 rumah dengan anggaran lebih dari 18 miliar VND. Persatuan Pemuda Provinsi Quang Tri membantu 1.617 rumah. Persatuan Pemuda Provinsi Gia Lai membantu 1.366 rumah.
Membantu orang memiliki kehidupan yang stabil dan berkembang
Salah satu hal yang disoroti oleh pemuda dalam bergandengan tangan untuk membersihkan rumah-rumah sementara dan bobrok adalah dengan tujuan untuk mencapai stabilitas dan mendorong pengentasan kemiskinan.
Proyek-proyek yang didukung oleh Persatuan Pemuda dijamin bersifat publik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, dengan prinsip mendukung setiap rumah tangga, sesuai dengan perencanaan dan rencana pembangunan sosial ekonomi masing-masing daerah.
Di samping pembangunan, Persatuan Pemuda dan Olahraga (Pokja) semua tingkatan juga turut menggalang dana dan donasi untuk membeli berbagai keperluan rumah tangga penting seperti tempat tidur, meja, kursi, kebutuhan sehari-hari, dan lain sebagainya, agar keluarga-keluarga dapat segera menempati rumah barunya.

Menurut penilaian, keberhasilan gerakan ini berasal dari kepemimpinan yang kuat, koordinasi yang erat dengan komite dan otoritas Partai setempat, dan yang terpenting, respon antusias dari setiap anggota serikat dan pemuda.
Hal ini merupakan bukti nyata semangat "di mana ada kebutuhan, di situ ada pemuda, di mana ada kesulitan, di situ ada pemuda", yang turut mewujudkan cita-cita luhur Partai dan Negara, yaitu "menetap dan menafkahi" rakyat, khususnya keluarga miskin dan keluarga-keluarga yang tertindas.

Banyak rumah tangga di Ha Tinh keluar dari kemiskinan dengan menanam sejenis pohon di tanah tandus.

Model peternakan membantu masyarakat Mong keluar dari kemiskinan

Pohon apel bintang hitam membantu banyak rumah tangga di Ha Tinh keluar dari kemiskinan

Model pemeliharaan ayam kampung membantu masyarakat keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan
Sumber: https://tienphong.vn/tuoi-tre-ca-nuoc-gop-suc-dung-hon-14600-ngoi-nha-tiep-suc-xoa-doi-giam-ngheo-post1769254.tpo
Komentar (0)