Menurut Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, hasil pemulihan lahan oleh Komite Rakyat kabupaten dan kota diperkirakan mencapai sekitar 105 proyek/1.288,59 ha hingga 31 Desember 2023; mencakup 46,26% dari jumlah proyek dan 57,24% dari luas wilayah. Kabupaten dan kota telah menyusun rencana tata guna lahan untuk tahun 2024, dengan perkiraan 2.340 ha termasuk dalam daftar proyek yang akan dipulihkan untuk melaksanakan 211 proyek. Dari jumlah tersebut, proyek yang dialihkan dari tahun 2023 untuk dilaksanakan pada tahun 2024 adalah 169 proyek/2.026 ha; proyek yang baru terdaftar pada tahun 2024 adalah 42 proyek/314 ha. Selain itu, terdapat proyek-proyek yang termasuk dalam rencana tata guna lahan tahun 2023 di tingkat kabupaten untuk menyelesaikan prosedur alokasi lahan, sewa lahan, dan alih fungsi lahan.
Kamerad Le Huyen, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi memimpin rapat.
Menutup rapat, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi meminta Komite Rakyat kabupaten dan kota untuk mengusulkan daftar proyek pengadaan tanah, alih fungsi lahan sawah, dan melaksanakan rencana tata ruang tahun 2024 untuk memastikan waktu yang tepat dan mematuhi ketentuan hukum. Kabupaten dan kota berkoordinasi dengan departemen dan cabang untuk menyatukan waktu rencana tata ruang, alih fungsi lahan pada tahun 2024 untuk diajukan kepada Komite Rakyat Provinsi untuk disetujui sebagai dasar untuk mengusulkan Dewan Rakyat Provinsi untuk mengeluarkan Resolusi yang menyetujui daftar proyek yang harus memperoleh tanah pada tahun 2024 di provinsi tersebut. Untuk kelompok proyek yang baru terdaftar, daerah harus memasukkannya ke dalam kelompok investasi publik dan secara proaktif mengatur modal untuk investasi. Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup perlu mendukung kabupaten dan kota dengan prosedur teknis dan peraturan hukum tentang pengadaan tanah dan alih fungsi lahan sawah sehingga rencana tata ruang tahun 2024 dapat mencapai hasil yang tinggi.
Tien Manh
Sumber
Komentar (0)